Tinta Media – Berdasarkan Al-Qur’an surat Al-Anfal ayat 29, Ulama KH. Rokhmat S. Labib menyampaikan bahwa takwa (takut/taat kepada Allah SWT) adalah syarat untuk mendapatkan furqon, yakni kemampuan membedakan antara yang haq dan yang bathil (mana yang benar dan mana yang salah).
“Ini (takwa) adalah merupakan balasan terhadap orang yang memenuhi syarat tersebut. Jika kamu bertakwa kepada Allah, Allah akan menjadikan bagimu furqonan,” kutipnya dalam video Kenapa Umat Sulit Menang? Ternyata Kita Melupakan ‘Senjata’ Ini, di kanal YouTube One Ummah TV, Senin (9/3/2026).
Jadi, jelas Kiai Labib, ada yang dipersyaratkan dan ada yang menjadi syarat. Artinya dalam ayat tersebut menjelaskan bahwa siapa pun yang ingin mendapatkan furqon atau ingin Allah SWT menjadikan baginya furqon maka dia harus memenuhi dulu syarat tattaqullah (bertakwalah kamu kepada Allah).
Dengan kata lain berarti, lanjutnya, furqan itu tidak akan diberikan kepada orang yang beriman tadi tatkala mereka tidak memenuhi syarat tattakullah, kamu bertakwa kepada Allah.
“Apa hubungannya? Berarti hubungannya sangat erat, karena tidak mungkin Allah SWT memberikan furqon kecuali mereka bertakwa. Harus ada takwa dulu, setelah itu kemudian Allah SWT memberikannya furqan,” urainya.
Kiai Labib juga menerangkan bahwa hakikat takwa adalah berlindung dari azabnya, dengan cara mengerjakan yang diperintahkan dan meninggalkan yang dilarang oleh Alla SWT.
“Kalau mau kita buat singkatnya adalah dengan menjadikan syariat Islam sebagai patokan, sebagai pendoman,” terangnya.
Selain mendapatkan furqon, Kiai Labib juga menambahkan bahwa dengan takwa Allah akan menutup atau menghapus segala kesalahan.
“Dan mengampuni (dosa-dosa)-mu. Allah memiliki karunia yang besar,” pungkasnya.[] Imam Wahyono
![]()
Views: 10
















