
Berjuang di Ujung Sembilu Rindu
Tinta Media – Terik matahari kala itu, sangat menyilaukan mata. Maklum, Karawang memang tersohor dengan cuaca hareudang (panas). “Jreng…jreng…jreng…” alarm
![]()

Tinta Media – Terik matahari kala itu, sangat menyilaukan mata. Maklum, Karawang memang tersohor dengan cuaca hareudang (panas). “Jreng…jreng…jreng…” alarm
![]()

Tinta Media – Surat datang tanpa senyum angin membawa cemas rumah berdiri lama diam namun nasib terasa lepas Tanah
![]()

Tinta Media – Puluhan tahun mengajar dalam sunyi Upah tipis, status pun tak pasti Namun pengabdian tak pernah pergi Meski
![]()

Tinta Media – Di negeri yang mengaku bebas bersuara, Kritik menjelma alamat petaka, Kata jujur dipelintir jadi ancaman kuasa, Sunyi
![]()

Tinta Media – Narator Tinta Media menyampaikan, berbagai permasalahan dan ketertindasan negeri-negeri Islam adalah konklusi (simpulan) atas tiadanya khilafah sebagai
![]()

Tinta Media – Ada saat di mana hati begitu lelah. Kita berdoa berkali-kali, tetapi seolah langit diam tak memberi tanda.

Tinta Media – Sudah 77 tahun lebih genosida terjadi Menghabisi seluruh rakyat tanpa henti Mengatakan bahwa itu adalah tanah mereka

Tinta Media – Suara takbir, seruan jihad, dan pekikan solidaritas untuk Gaza menggema di depan Kedutaan Besar Mesir dan Turki,

Tinta Media – Selesai sarapan dan bersih diri, mas drh. Roni mengajak peserta diskusi tentang materi yang mengulas bagaimana kepribadian

Tinta Media – Selanjutnya, Ustadz Abdul Hamid memberikan motivasi pada peserta. Mengawali tausiahnya, beliau menjelaskan tentang peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad