PHK Massal di Indonesia, ASPEK: Dipermudah Pemerintah dengan Regulasi

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads
Tinta Media – Maraknya PHK massal di Indonesia, menurut Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK) Mirah Sumirat, S.E. bukan pada gerakan boikot produk Isr4hell, tapi justru dipermudah Pemerintah dengan membuat regulasi menurunkan nilai pesangon.
“Bukan pada gerakan boikot produk Isr4hell, tapi terletak pada Pemerintah yang membuat regulasi yang semakin memudahkan PHK dengan menurunkan nilai pesangon,” tuturnya kepada Tinta Media, Sabtu (9/12/2023).
“Serta pada pengusaha yang semakin serakah ingin memperkaya korporasi dengan menekan biaya kesejahteraan pekerja,” imbuhnya.
Menurut Mirah, apalagi setelah adanya Undang-Undang Cipta Kerja yang semakin memudahkan PHK dan juga memudahkan praktek kerja kontrak dan outsourcing.
Pengusaha Indonesia jangan lebai sindirnya, karena adanya gerakan boikot produk-produk yang terafiliasi dengan Isr4hell, kemudian dikaitkan dengan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
“Pengusaha janganlah cari-cari kambing hitam, seolah-olah adanya gerakan boikot Isr4hell ini menjadi pembenaran alasan PHK massal di Indonesia,” ujarnya retoris.
Kekhawatiran pengusaha itu nilainya terlalu mengada-ada dan berlebihan. “Justru faktanya, PHK sepihak dan massal sudah banyak dilakukan oleh pengusaha sebelum adanya gerakan boikot Isr4hell,” pungkasnya.[] Muhammad Nur

Loading

Views: 2

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA