IJM: Kenaikan BBM Internasional Dijadikan Momentum Pemerintah untuk Menghapus Subsidi?

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Direktur Indonesia Justice Monitor (IJM) Agung Wisnuwardana,
menilai kenaikan harga BBM di pasar Internasional dijadikan momentum pemerintah
untuk mengurangi secara bertahap bahkan menghapus sama sekali subsidi di bidang
energi.

“Patut diduga kenaikan harga BBM di pasar internasional
hanyalah faktor kebetulan saja, yang kemudian dijadikan momentum oleh
pemerintah,” ujarnya dalam video Ada Efek Berantai Bila Pertalite Dihapus,
Rabu (27/3/2024) di kanal Youtube Justice Monitor.

Menurutnya, ini terkait dengan rencana lama pemerintah untuk
mengurangi secara bertahap bahkan menghapus sama sekali subsidi di bidang
energi. “Pasalnya penghapusan subsidi adalah konsekuensi logis dari
penerapan sistem kapitalisme,” tegasnya.

Agung menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak dunia di pasar
internasional itu juga disebabkan oleh penerapan sistem kapitalisme. Selain itu
menurutnya, yang tak kalah besar dampak buruknya bagi masyarakat adalah
kebijakan pemerintah untuk melakukan liberalisasi ekonomi, khususnya di sektor
energi.

“Liberalisasi sektor energi tidak hanya di sektor hulu,
eksplorasi, tetapi juga di sektor hilir, distribusi dan pemasaran,”
bebernya.

Lewat undang-undang minyak dan gas (Migas) tutur Agung,
berpeluang membuka kesempatan bagi perusahaan swasta lain untuk ikut
berkompetisi dalam distribusi dan pemasaran Migas, dengan alasan supaya
kompetitif dalam distribusi dan pemasaran agar bisa adil.

Lantas ia mengungkapkan bahwa saat ini yang paling siap
untuk berkompetisi adalah perusahaan-perusahaan multinasional karena mereka
yang paling siap.

Maka ujarnya, merekalah yang akan merebut pangsa pasar
distribusi dan pemasaran migas di Indonesia. Karena itu jelas diperlukan
keberanian pemerintah dan rakyat Indonesia untuk keluar dari jeratan
kapitalisme global ini.

“Untuk kemudian segera memberlakukan sistem yang baik,
yang tidak lain bersumber dari Sang Pencipta Allah Yang Maha Tahu,”
pungkasnya.[] Muhammad Nur

Loading

Views: 12

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA