PKAD: Senjata Kapitalis dalam Konflik Papua adalah HAM

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Analisis Senior Pusat Analisis Kajian Data (PKAD) Dr. Agus
Kiswantono menuturkan senjata yang paling terdepan yang dilakukan oleh
negeri-negeri kapitalis penjajah itu adalah HAM.

“Senjata yang paling terdepan yang dilakukan oleh
negeri-negeri kapitalis penjajah itu adalah manakala mereka punya kepentingan
dan mereka ada ketidakberdayaan, itu adalah yang diajukan. Itu adalah senjata
HAM,” ujarnya dalam Kabar Petang Menumpas OPM dan Sayap-sayap Politiknya
di kanal Youtube Khilafah News, Senin (15/4/2024).

“Sementara manakala kita sebagai warga asli yang punya
hak untuk mengatur wilayah kita, maka yang mayoritas itu akan dituduh melakukan
pelanggaran HAM,” tegasnya.

Menurutnya, sejak dulu kalau kepentingan kapitalis lemah,
maka HAM itu akan dikedepankan, tapi kalau kepentingan kapitalis kuat maka
arogansi yang akan ditampilkan.

“Jadi ini sangat basis sekali. Jadi yang dilakukan oleh
Amerika yang kemarin, Amerika di Israel seperti itu. Jadi kalau mereka kuat,
itu arogan. Mereka lemah, maka HAM itu akan dikedepankan, seperti itulah
dinamika negara-negara penjajah dan itu sangat terasa di Papua,”
ungkapnya.

Agus bersyukur karena Allah memberikan  keluasan
potensi sumber alam mineral yang sangat luar biasa dalam bentuk emas di Papua.

Agus menilai ini sebenarnya sangat luar biasa kontradiktif
sebetulnya, kekayaan sangat luar biasa pasti akan menjadi magnet atau akan
menjadi satu barometer negara-negara lain untuk melakukan pencaplokan.

“TNI dengan beragam infrastruktur yang ada pasti paham,
untuk melakukan tindakan yang terstruktur, yang terukur untuk melakukan
penanganan dan pengamanan wilayah Papua tersebut dengan memberikan sanksi yang
tegas kepada OPM,” pungkasnya.[] Muhammad Nur

Loading

Views: 7

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA