Puzzel Cinta
Tinta Media – Sejuta rasa berkecambuk dalam hati Namun tak boleh didekapi Sejauh mana alurnya tersembunyi Tetap saja menyisakan irama
![]()
Tinta Media – Sejuta rasa berkecambuk dalam hati Namun tak boleh didekapi Sejauh mana alurnya tersembunyi Tetap saja menyisakan irama
![]()
Tinta Media – Jemarimu yang lembut kecil Tiada henti-hentinya kupegang Tubuhmu yang dulu mungil Terus dibuai sampai tubuh berkembang Tiada kata
![]()
Tinta Media – Bumi, bumi… Rumah kita Rumah satu-satunya Tiada tempat ku bernaung tanpanya Bumiku yang ku cinta Luluh lantak tak
![]()
Tinta Media – Bagi banyak manusia 3 Maret adalah hari-hari biasa Seperti hari-hari lainnya Padahal itu hari malapetaka dunia bukan
![]()
Tinta Media – Ibu, Dulu kami bersama, Hidup berdampingan dengan bahagia Dulu kami aman dan nyaman, Bersatu padu di bawah
![]()
Tinta Media – Seratus hari tanah itu terus membara Angka itu terus bertambah naik Anak-anak, lansia, dan perempuan Menjadi syahid di
![]()
Tinta Media: Ketika sinar rembulan redup Sunyi sepi mengusik kalbu Sepitas bibir yang bergelumat Sajaknya membuat getaran di hati Beriringan
![]()
Tinta Media – Sebenarnya saya tidak ingin golput Saudara! Saya ingin memilih orang-orang shaleh yang cendekia, yang peduli pada nasib rakyat,
![]()
Tinta Media – Aku pernah bertanya soal kepemimpinan Tapi mengapa tak pernah ada jawaban Selain perpecahan dan permusuhan Kata Pak Guru,
![]()
Tinta Media – Syair ini berjudul “Ya Ghazzah Isthabiri Fa al-Fajru Mauludun” dan kemudian diterjemahkan dengan penyesuaian oleh Mada W.
![]()