Penangkapan Putin oleh ICC Tidak Bisa Diimplementasikan

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Pengamat Hubungan Internasional, Hasbi Aswar Ph.D. menilai surat penangkapan untuk Vladimir Putin yang diterbitkan oleh International Criminal Court (ICC) tidak akan bisa diimplementasikan.

“Saya kira tidak mungkin rekomendasi
hasil keputusan dari ICC itu bisa diimplementasikan,”
 ujarnya dalam acara Kabar Petang: Putin Hendak Ditangkap, ICC
Permainan Apalagi? di kanal YouTube Khilafah News, Selasa (21/3/2023).

Hasbi melihat Rusia bukan bagian dari ICC dan melalui Dewan Keamanan PBB juga ICC tidak bisa diterapkan. “Karena pasti akan di veto terlebih dahulu oleh Rusia,” ujarnya. 

Menurutnya, ICC tidak punya hak untuk
memberikan sanksi kepada Putin atau Rusia, karena Rusia sendiri bukan bagian
dari ICC ataupun termasuk dalam negara-negara yang meratifikasi statuta roma
yang menjadi pondasi ICC itu sendiri.

“Rusia belum meratifikasi
statuta roma itu. Jadi secara legal ICC itu tidak punya hak untuk melakukan
upaya untuk melakukan  kriminalisasi atau memberikan sanksi terhadap
Putin,” tuturnya.

Begitu pula bila ICC mengajukan ke Dewan
Keamanan PBB, menurut Hasbi, hal yang sama akan berlaku jika ICC mencoba jalan
kedua yaitu mengadukan Rusia ke Dewan Keamanan PBB.

“Yang menjadi problem adalah tidak
mungkin, karena Rusia adalah bagian dari anggota dewan PBB dengan Dewan
Keamanan PBB dan otomatis ketika isu ini diangkat pasti akan di veto duluan
oleh Rusia,” lanjutnya.

Menurutnya, yang dilakukan ICC ini semata-mata
hanya untuk memberikan dampak intimidasi sekaligus merusak image Putin di mata
global.

“Kalau kita ingin melihat dampaknya
mungkin sekedar memberikan intimidasi kepada Putin. Dan dari segi image dan
legitimasinya Putin di global akhirnya ia seolah digambarkan sebagai kriminal,
jahat dan melakukan pelanggaran,” sambungnya.

Hal ini ia kira tidak akan berpengaruh besar
terhadap Rusia dan juga tidak akan mempengaruhi kerjasama dengan negara-negara
yang punya hubungan baik dengan Rusia.

“Melihat Rusia ini punya pengaruh yang
kuat. Saya kira dengan kekuatan ekonomi yang dimiliki dan dengan jangkauan
kerjasama yang dimiliki, tidak akan mempengaruhi hubungan Rusia dengan
negara-negara yang punya hubungan baik seperti Cina, India, Indonesia kemudian
negara-negara Timur Tengah termasuk Turki,” pungkasnya.[] Muhammad Ikhsan
Rivaldi

 

Loading

Views: 13

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA