Tinta Media – Pengamat Politik Internasional Umar Syarifuddin menilai langkah Amerika Serikat dalam membentuk aliansi strategis Pax Silica sebagai langkah untuk membendung dominasi Cina dalam penguasaan mineral langka dan teknologi maju.
“Aliansi Pax Silica lahir dari kecemasan Amerika karena Cina makin dominan menguasai mineral langka, menancapkan pengaruh melalui Belt and Road Initiative, serta melesat dalam kecerdasan buatan dan komputasi kuantum. Pax Silica berupaya memutus leher suplai Cina,” ujarnya dalam video pendek Amerika Serikat Luncurkan Aliansi Teknologi Pax Silica Bersama Jepang di kanal Youtube Khilafah News, Rabu (31/12/2025).
Umar menjelaskan, negara-negara yang digandeng Amerika dalam aliansi tersebut bukan dipilih atas dasar kesamaan nilai politik atau demokrasi, melainkan karena posisi strategis mereka dalam penguasaan teknologi kunci dunia. Jepang, Belanda, hingga Israel disebut memiliki peran vital dalam ekosistem industri teknologi global.
“Jepang, Belanda, hingga Israel dikumpulkan bukan karena nilai demokrasi, tapi karena mereka memegang kunci teknologi strategis global,” pungkasnya.[] Muhammad Ikbal
![]()
Views: 20








