Kiai Yasin: Permasalahan Utama Umat Islam Hari Ini adalah Persatuan

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Ulama KH. Yasin Muthohar menilai permasalahan utama umat Islam hari ini adalah persatuan, bukan boleh atau tidaknya perbedaan pendapat dalam hal cabang, termasuk dalam penentuan awal dan akhir Ramadhan.

“Permasalahannya bukan boleh atau tidak boleh berbeda. Hari ini yang menjadi persoalan utama adalah bagaimana umat Islam bisa bersatu sebagai satu umat,” ujarnya dalam video pendek di laman Youtube pribadinya @AbiYasinMuthohar2, Kamis (19/2/2026).

Kiai Yasin menilai persoalan yang lebih krusial saat ini adalah belum terwujudnya persatuan umat Islam dalam satu kesatuan sikap dan kepemimpinan.

“Umat Islam adalah umat yang satu. Umat yang seharusnya bisa lebih kuat daripada sekarang ini,” tegasnya.

Ia menjelaskan, perbedaan pendapat dalam penentuan awal Ramadhan merupakan hal yang wajar dan dibenarkan dalam ajaran Islam. Selama perbedaan tersebut didasarkan pada dalil syar’i, hal itu tidak menjadi persoalan.

“Berbeda pendapat boleh, berbeda metode juga boleh, selama bertumpu kepada dalil al-syar’i,” jelasnya.

Ia juga menyoroti perkembangan teknologi komunikasi yang dinilai sudah sangat memungkinkan penyampaian keputusan secara serentak ke seluruh dunia.

Dengan kemajuan tersebut, lanjutnya, jarak dan perbedaan waktu bukan lagi hambatan untuk mewujudkan kesatuan dalam menjalankan ibadah Ramadhan.

“Hari ini sangat memungkinkan umat Islam untuk bisa satu kesatuan. Diumumkan ke seluruh penjuru dunia melalui satu saluran yang sama,” tuturnya.

Kiai Yasin menerangkan bahwa ketiadaan figur atau institusi pemersatu menjadi salah satu faktor utama belum terwujudnya kesatuan umat secara menyeluruh. Karena itu, ia mengajak umat Islam menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah dan membangun soliditas bersama.

“Masalahnya hari ini umat Islam tidak memiliki pemersatu. Bulan Ramadan harus kita jadikan sebagai momentum untuk menggalang persatuan, untuk menjadikan umat Islam satu umat, satu kepemimpinan, satu syariat, satu hukum, satu keputusan, dan satu wadah di bawah naungan khilafah Islamiyah,” pungkasnya.[] Ikbal

Loading

Views: 24

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA