Tinta Media – Ketika Al-Qur’an diabaikan, banyak duka dirasakan kaum Muslim. Karena itu, saat Ramadhan tiba, inilah waktunya melakukan taubat nasuha dan menghadirkan perubahan sistemik dengan kembali kepada Al-Qur’an.
Hal tersebut disampaikan oleh Mubalighah Muda Kota Depok, Ustadzah Zulfa Ummu Raisa, dalam Forum Tokoh Muslimah Depok #31 Spesial Tarhib Ramadhan: Ramadhan Bulan Al-Qur’an, Petunjuk dan Solusi Kehidupan, Sabtu (14/2/2026) di Depok.
Adapun salah satu bentuk taubat nasuha, menurut Zulfa, adalah meninggalkan pemahaman sekularisme.
“Buang keyakinan (sekularisme) bahwa agama harus dipisah dari negara,” ujarnya di hadapan sekitar 94 tokoh Muslimah.
Tak hanya itu, ia melanjutkan, bentuk taubat nasuha itu juga harus memperjuangkan tegaknya syariah.
“Jadikan agenda penegakan khilafah (pelaksana Islam kaffah) sebagai wujud cinta nyata pada Al-Qur’an,” terangnya.
Ditambah pula, kata Zulfa, dengan melakukan dakwah politis untuk menyadarkan umat bahwa solusi atas semua permasalahan yang terjadi adalah Islam kaffah.
Pasalnya, ungkap Zulfa, Allah SWT berjanji jika kaum Muslim menegakkan Islam kaffah di bawah naungan khilafah, maka keberkahan akan terjadi di langit dan bumi. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-A’raf ayat 96 yang artinya, “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.”
“Mari, jadikan Ramadhan ini titik balik kebangkitan umat! Bertaubat mengabaikan Al-Qur’an, menyongsong tegaknya khilafah,” pungkasnya.[] Siti Aisyah
![]()
Views: 28
















