UFS: Konser Coldplay Bukan Hiburan yang Islami dan Tidak Sesuai Syari’at

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Konser Musik Coldplay yang akan digelar November mendatang,  menurut Dai dan Inspirator Hijrah Nasional Ustadz Felix Siauw (UFS) bukan hiburan yang islami dan tidak sesuai syariat. 

“Karena ini adalah bagian yang walaupun tidak ada L68T, walaupun tidak ada
perkara-perkara yang berbahaya, ini tetap sesuatu yang bukan menjadi hiburan
yang islami atau hiburan yang sesuai dengan syariat,” ungkapnya dalam Fokus Live: Coldplay dan Fenomena Hedonisme, Ahad (21/5/2023) di kanal Youtube UIY Official.

Menurutnya, umat tetap tidak boleh diam dan
bukan berarti tidak mendukung penolakan-penolakan itu. “Ini adalah bagian
dari amar ma’ruf kita. Ketika ditanyakan, apa Felix Siauw mendukung konser
Coldplay? Ya enggaklah. Apakah Felix Siauw mendukung pihak-pihak yang menolak
konser itu? Ya jelas,” ujarnya.

Ia
menilai, yang menjadi problem besar bagi anak-anak muda zaman sekarang adalah
ketika hiburan sudah menempati posisi lebih daripada hiburan. Melihat posisinya
sudah sampai pada i’tikaf, sudah pada sesembahan.

“Jadi, ketika di dalam
Al-Qur’an Nabi Ibrahim pernah bertanya pada orang-orang yang menyembah berhala
pada saat itu. Pertanyaan yang sangat menarik mahazihi tamasilullati antum
laha akifun? A
pa ini, sesembahan-sesembahan ini, atau tamasil tamasil ini, permisalan-pemisalan
atau hiburan-hiburan ini, yang Anda ini beritikaf kepadanya?). Jadi Nabi Ibrahim
memakai kata i’tikaf di situ, kalian tuh beritikaf kepada dia,” katanya. 

Kenapa
beritikaf, lanjutnya, ulama-ulama menjelaskan iktikaf itu ada dua syarat.

“Pertama, mereka sangat manteng sampai mereka melupakan segala sesuatu
yang lain. Jadi, mau ada hujan mereka tetap ada di depan patung, ada panas,
mereka tetap di depan patung, ada orang terjadi apapun mereka tetap di depan
patung, itu yang pertama. Manteng di situ dan sangat fokus di situ,” terangnya 

“Kedua, mereka kalau diganggu, marah. Nah, ini adalah ciri-ciri orang lagi
beribadah. Jadi kayak kita shalat, kan kita harus fokus, mau ada apapun kita
fokus,” imbuhnya.

Menurutnya,
hiburan akan menjadi problem kalau sudah beritikaf. “Ibu-ibu gara-gara suka drama ada kasus anaknya meninggal nggak dikasih makan, itu ada kasusnya. Ini menjadi problematika termasuk dalam kasus konser Coldplay ini,” tuturnya.

UFS menuturkan, sebenarnya yang bisa untuk mengontrol adalah dengan tsaqofah. Berarti
praktisnya seperti apa, praktisnya ibu-ibu harusnya merasa konsen yang lebih
besar kalau anaknya enggak mengkaji Islam.

“Anaknya enggak
punya referensi-referensi Islam yang lebih banyak daripada referensi yang buruk. Ini
referensi baiknya enggak lebih banyak daripada referensi buruk, sederhananya
seperti itu,” pungkasnya [] Abi Bahrain

Loading

Views: 16

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA