Tinta Media – Cendekiawan Muslim, Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY), mengungkapkan bahwa Allah SWT telah memberikan petunjuk yang sangat jelas kepada manusia untuk menjalani kehidupan dunia yang sebentar, yaitu dengan jalan takwa.
“Allah SWT memberikan kepada kita petunjuk yang sangat jelas bahwa kita ini harus menjalani kehidupan di dunia yang sebentar ini dengan takwa, dengan jalan takwa,” ungkapnya dalam video bertajuk Ramadhan dan Krisis Arah Kehidupan Umat Islam Saat Ini, di kanal YouTube One Ummah TV, Rabu (25/2/2026).
UIY menuturkan bahwa makna takwa telah dijelaskan secara gamblang oleh para ulama. Menurutnya, pengertian takwa itulah yang menjadi petunjuk hidup yang sangat jelas bagi seorang Muslim.
“Takwa itu diartikan oleh para ulama sebagai, ‘Melakukan atau melaksanakan kewajiban, dan meninggalkan yang dilarang atau yang diharamkannya’,” tuturnya.
Dari pengertian tersebut, lanjut UIY, umat Islam menjadi tahu cara bagaimana menjalani kehidupan dengan sangat jelas, yakni dengan satu tolok ukur utama: halal dan haram.
“Dan kita diminta untuk meninggalkan yang haram, dan melakukan yang diwajibkan. Dengan begitu, sesungguhnya Allah telah memberikan sebuah petunjuk yang sangat jelas, bagaimana atau ke mana arah kehidupan seorang Muslim itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, UIY menjelaskan bahwa kehidupan seorang Muslim sejatinya adalah kehidupan yang penuh dengan nilai ibadah yang ujungnya adalah takwa.
“Ini yang pertama, sesuatu yang ini hari justru menjadi persoalan besar bagi manusia di mana pun dalam kehidupannya,” sambungnya.
Ia kemudian mencontohkan gambaran kehidupan tanpa takwa, seperti yang tampak dalam kasus file Epstein yang terungkap ke publik. Menurutnya, hal itu menunjukkan sisi gelap peradaban kapitalis yang gagal memberikan arah kehidupan kepada manusia.
“Ketika kekuasaan ada di tangan, kekayaan ada di tangan, popularitas ada di dalam tangan, apa lagi yang mereka harus capai? Tidak ada, tidak ada lagi,” katanya.
Sehingga menurutnya, apa yang telah mereka raih dan miliki akhirnya digunakan untuk memuaskan hawa nafsu, melalui aktivitas yang lebih rendah daripada perilaku hewan.
Selain memberikan petunjuk tentang cara menjalani kehidupan dunia yang sementara, UIY menambahkan bahwa takwa juga memberikan arah yang sangat jelas tentang tujuan akhir kehidupan manusia setelah kematian.
“Diarahkan menuju tujuan yang sejati dan paling diharapkan oleh setiap insan, yaitu surga Allah,” terangnya.
“Hanya, mereka mesti tahu untuk mencapai ke sana. Alat atau sarananya Cuma satu, yaitu takwa kita kepada Allah SWT.,” imbuhnya.
Dari takwa itulah, UIY melanjutkan, manusia akan menuju tempat yang disebut Allah sebagai sebaik-baik tempat kembali yaitu ni’mal mashiir, serta terhindar dari seburuk-buruk tempat kembali, yaitu bi’sal mashiir atau nerakanya Allah SWT.
UIY menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga serta segala yang membatalkan puasa, tetapi juga berfungsi memberikan arah bagi kehidupan, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, negara, bahkan dunia.
“Karena itu, maka Ramadhan ini sangat penting untuk kita hayati dengan sungguh-sungguh, agar memberikan impact (dampak) yang amat sangat dalam, sekaligus memberikan impact yang sangat penting bagi arah kehidupan kita, kehidupan umat manusia ini, insyaa Allah. Mudah-mudahan Allah memberikan kekuatan kepada kita, untuk melaksanakan shaum Ramadhan dengan sebaik-baiknya manusia nanti,” pungkasnya.[] Nandang Fathurrohman
![]()
Views: 13
















