Tinta Media – Tanggal 7 Oktober 2026 kemarin adalah peringatan tiga tahun peristiwa Thufaan Al Aqsha. Sebuah peristiwa yang mengubah banyak hal dan berhasil membuka mata dunia. Bahwasanya Baitul Maqdis masih berada dalam genosida.
Kaum muslimin pun akhirnya berbondong-bondong untuk menyuarakan tentang kemerdekaan Baitul Maqdis yang mungkin telah lama hilang dari ingatan banyak orang. Mereka berjuang dengan apa pun yang mereka bisa. Melalui harta, ilmu yang mereka punya, hingga mempelajari lebih mendalam terkait Al Aqsha.
Namun selama itu juga, kemerdekaan belum juga didapatkan. Genosida masih berlangsung dengan kejam. Anak-anak kehilangan orang tua dan masa depan. Orang tua kehilangan pekerjaan. Bahkan air dirampas dari kehidupan mereka.
Tiga tahun itu bukan waktu yang sebentar. Dan jika kita melihat kembali ke belakang, sungguh penjajahan itu telah berlangsung lebih lama dari itu. Berbagai organisasi yang dibuat oleh dunia tidak mampu untuk mengatasi genosida ini.
Sebut saja PBB, Board of Peace, dan yang lainnya. Keberadaan mereka tidak memberikan bantuan yang berarti. Mereka mungkin melakukan kecaman. Mereka mungkin mengirimkan bantuan. Namun kecaman dan bantuan saja tidak cukup untuk membebaskan saudara kita dari genosida.
Kita butuh segera solusi nyata untuk kemerdekaan yang sebenarnya. Kita butuh Daulah yang bisa mengirimkan tentara untuk menghancurkan para penjajah di sana. Kita butuh satu sistem yang benar-benar memikirkan kesejahteraan dan keamanan rakyatnya. Bukan sistem saat ini yang hanya memikirkan keuntungan pribadinya.
Sebab pada akhirnya Baitul Maqdis bukan hanya urusan masyarakat Palestina. Baitul Maqdis adalah urusan kita umat muslim sedunia. Karena di sana, ada satu dari tiga masjid suci kita dan keberkahan senantiasa mengelilinginya.
Oleh karenanya, sudah saatnya kita kembali memperjuangkan kemerdekaan Baitul Maqdis dengan kemerdekaan yang nyata. Berjuanglah dengan apa pun yang kita bisa. Jangan pernah menyerah, sebab jalan dakwah tak pernah mudah. Namun bagi siapa saja yang istikamah, Allah menjanjikan untuknya surga terindah.
Wallahu a’lam bish showwab.
Oleh: Naila Ahmad Farah Adiba
Tim Redaksi Tinta Media
![]()
Views: 3





