Tinta Media – Meneladani kisah Nabi Ibrahim as yang diperintah Allah Swt. agar menyembelih Ismail, putra satu-satunya βsaat itu– yang begitu disayangi dan diidamkan kelahirannya selama puluhan tahun, Jurnalis senior Joko Prasetyo (Om Joy) menyebut tiga tips meresapi makna pengorbanan nabi Ibrahim itu.
βπ·ππππππ, ππππππππ. Bila diresapi, tentu saja tidak ada alasan bagi kita untuk tidak taat kepada perintah Allah Swt. Toh seberat apa pun perintah-Nya, Allah Swt. tidak pernah menyuruh kita sampai menyembelih anak satu-satunya yang telah diidamkan puluhan tahun,β tuturnya kepada Tinta Media, Senin (26/6/2023).
π²ππ
ππ, sebutnya, πππππππππ. Ia berharap tetap teguh dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.β Ismail saja yang paham betul bila perintah Allah tersebut dilaksanakan akan menyebabkan dirinya menemui ajal tetapi ia terus mendorong ayahnya untuk melaksanakan kewajiban tersebut. Hingga setan yang silih berganti menggoda untuk membatalkan penyembelihan pun putus asa,β ujarnya.
π²πππππ, sambungnya, πππππππππ. βHarus jujur dalam menyampaikan kebenaran meskipun tidak jarang terasa pahit. Tapi ingat sepahit apa pun tidaklah sepahit yang dialami Nabi Ibrahim. Meskipun kasih sayangnya terhadap Ismail begitu besar, namun tidak sedikit pun beliau menyembunyikan atau merekayasa perintah-Nya. Dalam keadaan normal yang begitu sulit, beliau tetap menyampaikan apa adanya perintah Allah SWT itu kepada Ismail,β bebernya.
Om Joy berharap, dengan meresapi makna berkurban seperti di atas menjadi lebih mudah taat, tetap teguh dan jujur dalam menerima, mengamalkan dan menyampaikan kebenaran dari Allah Swt. [] Irianti Aminatun.
![]()
Views: 7




