Tinta Media – Merasakan bulan Ramadan adalah sebuah rezeki dari Allah. Orang-orang beriman yang meyakini keutamaan dan keistimewaannya akan menantikan kehadiran bulan Ramadan bahkan sejak jauh-jauh hari. Bahkan, Rasulullah saw. berdoa sejak memasuki awal bulan Rajab dengan doa:
“Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Syakban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.” (Ibnu Rajab, Latha-if al-Ma’arif, 1/58)
Ramadan selalu hadir membawa harapan—harapan akan ampunan, perubahan, dan kebangkitan jiwa menuju ketakwaan. Tentu bukan takwa sesaat, bukan takwa musiman, dan bukan takwa yang hidup hanya selama Ramadan. Yang diharapkan adalah takwa yang terus menyala hingga akhir hayat.
Takwa adalah memiliki rasa takut kepada Allah Yang Mahaagung, mengamalkan apa yang telah Allah turunkan (Al-Qur’an), merasa cukup dengan harta yang sedikit, serta mempersiapkan bekal (amal) untuk menghadapi hari kiamat.
Mengamalkan Al-Qur’an merupakan salah satu tanda takwa, tentu secara keseluruhan, bukan hanya sebagian. Sebagaimana firman Allah Swt.:
“Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab dan ingkar terhadap sebagian yang lain? Tidak ada balasan bagi orang yang berbuat demikian, kecuali kehinaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan ke dalam azab yang sangat berat. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Baqarah: 85)
Hikmah dari ayat ini adalah tidak boleh hanya menerima hukum saum dan salat, tetapi menolak hukum Allah dalam muamalah, politik/pemerintahan, ekonomi, pendidikan, atau kehidupan sosial, termasuk hudud.
Oleh karena itu, jadikan bulan Ramadan ini sebagai madrasah takwa yang diisi dengan amal kebaikan, bukan kemaksiatan. Makmurkan setiap detiknya, bukan menyia-nyiakannya. Isilah dengan memperbanyak membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an; meningkatkan kepedulian kepada sesama; menggiatkan dakwah Islam; serta semakin bersemangat memperjuangkan syariat-Nya agar dapat diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan.
Senantiasa memohon ampunan kepada Allah dan juga kepada sesama. Semoga dengan itu Allah Swt. menjadikan kita hamba-hamba yang benar-benar bertakwa. Wallahualam bissawab.
Oleh: Ummu Aiman,
Sahabat Tinta Media
![]()
Views: 34
















