UIY: Kaum Yahudi dan Nasrani Ingin Umat Islam Sama dengan Mereka

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) mengungkapkan bahwa kaum Yahudi dan Nasrani di dunia menginginkan umat Islam menjadi sama dengan mereka.

“Mereka ingin kita ini sama dengan mereka. Sama apanya? Yang pertama dan utama sama agamanya,” ujarnya dalam video bertajuk “Runtuhnya Moralitas Dunia: Apa yang Tersisa dari Hukum Internasional Saat Ini?” di kanal YouTube UIY Official, Selasa (15/9/2026).

Karena itu, ungkap UIY, sejak dahulu hingga saat ini misionarisasi tidak pernah berhenti. Menurutnya, anggapan bahwa pemurtadan tidak terjadi merupakan kebohongan besar.

UIY kemudian menceritakan pengalamannya ketika menjadi Ketua Komite Dakwah Khusus MUI Pusat selama lima tahun. Ia menyebut sejumlah modus yang digunakan dalam upaya pemurtadan.

“Ada modus ekonomi, sosial ekonomi, modus pendidikan, modus budaya. Makanya ada itu sekelewat mereka pakai kopiah juga, mereka pakai baju koko juga, mereka pakai alat-alat musik yang sering kita pakai untuk hadroh dan sebagainya, itu pendekatan budaya,” ungkapnya.

“Lalu ada pendekatan politik, kemudian pendekatan kawin-mawin, modus kawin-mawin,” lanjutnya.

Lebih lanjut, UIY mengatakan, jika perubahan agama umat Islam sulit dilakukan, upaya berikutnya adalah mengubah pola pikir mereka.

“Jadi, jika tidak bisa mengubah agama, paling tidak pemikiran umat Islam sama sengan mereka. Dan ini yang mereka lakukan sekarang. Melalui apa? Melalui ya inilah yang kemudian kita kenal al-ghazwu fikri, perang pemikiran,” sebutnya.

Menurut UIY, terdapat al-ghazwu al-‘askari atau perang militer dan al-ghazwu fikri atau perang pemikiran. Keduanya digunakan kaum Yahudi dan Nasrani untuk menundukkan umat Islam agar mengikuti mereka.

“Perang militer seperti kita saksikan sekarang ini. Tidak ada satu pun alasan yang bisa dibenarkan dalam seluruh invasi Amerika khususnya ke negeri-negeri Muslim. Tidak ada invasi Amerika ke Irak yang dulu katanya hendak menghancurkan senjata pemusnah massal,” bebernya.

Menurutnya, hal tersebut juga menjadi salah satu alasan terjadinya konflik dan peperangan di berbagai wilayah dunia Islam.

“Karena itulah mereka tak henti memerangi. Jadi kalau sekarang ini kita lihat mereka memerangi Iran, memerangi Gaza, memerangi sebelumnya Irak, sebelumnya lagi Afghanistan, sebelumnya lagi memerangi Indonesia, sebelumnya lagi memerangi wilayah Timur Tengah, sebelumnya lagi memerangi Khilafah Utsmani, sebelumnya lagi ada Perang Salib, itu memang begitulah cara mereka,” tandasnya.[] Setiyawan Dwi

Loading

Views: 3

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA