Rakyat Tidak Rela, TNI Dikirim untuk Membantu Penjajah

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Bagaimana bisa TNI dikirim sebagai Pasukan Stabilisasi Internasional ke Gaza untuk melucuti persenjataan Hamas yang berjuang untuk kemerdekaan Palestina? Rakyat tidak rela jika TNI yang digaji oleh rakyat dijadikan alat politik Trump dan Israel untuk membantu penjajahan atas Gaza di Palestina. Seharusnya Indonesia membantu dan mengakui kemerdekaan Palestina, seperti yang dahulu pernah dilakukan terhadap kemerdekaan Indonesia. Bersyukur atas kemerdekaan Indonesia, seharusnya kita mengutuk segala bentuk penjajahan di atas bumi ini sesuai dengan konstitusi yang telah ditetapkan oleh para pendahulu dalam Pembukaan UUD 1945.

TNI bukanlah antek asing, melainkan alat negara untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas RI. Jangan membuang energi dan potensi negara hanya untuk mendukung penjajahan yang jelas-jelas bertentangan dengan konstitusi negara kita sendiri. Presiden tidak boleh memutuskan sendiri dengan menjual harga diri dan kedaulatan negara demi pengakuan eksistensinya sebagai pemimpin hebat di dunia internasional. Negara yang berdaulat seharusnya memiliki prinsip, bukan mengikuti agenda politik negara lain yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan keadilan.

Masih banyak tugas yang dapat dikerjakan TNI untuk negara ini daripada dikirim ke Gaza guna membantu Israel melanggengkan penjajahannya dengan dalih perdamaian dunia. TNI dibentuk sebagai alat pertahanan negara untuk menegakkan kedaulatan, mempertahankan keutuhan NKRI, dan melindungi segenap bangsa dari ancaman militer maupun bersenjata, bukan menjadi alat politik Amerika dan Israel. Mengapa TNI tidak dikerahkan untuk melindungi wilayah darat, laut, dan udara Indonesia dari gangguan luar maupun dalam negeri? Seharusnya TNI juga dapat menjaga kekayaan alam negeri ini sehingga rakyat memperoleh haknya untuk menikmati sumber daya alam, bukan malah diserahkan kepada asing dan oligarki. Miris, negara ini juga memberikan hak pengelolaan tambang kepada Israel.

TNI juga dapat membantu menanggulangi bencana alam dan memberikan bantuan kemanusiaan. Akibat bencana tanah longsor dan banjir bandang di Sumatra dan sekitarnya, banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, serta fasilitas umum yang diperlukan. Lebih baik TNI dikirim ke daerah yang tertimpa bencana agar kondisi masyarakat di sana segera pulih. TNI juga dapat menyalurkan bantuan hasil partisipasi masyarakat untuk korban bencana. Peran TNI sangat dibutuhkan untuk mempercepat perbaikan dan pemulihan kondisi daerah terdampak.

TNI juga dapat membantu Kepolisian (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat kecewa terhadap penegakan hukum di negeri ini. Korban kejahatan bisa menjadi tersangka. Premanisme dan kekerasan merajalela. Begitu pula narkoba telah menjadi ancaman serius yang dapat merusak generasi. Mengapa TNI tidak diturunkan untuk menjamin keamanan negeri ini di saat banyak oknum polisi terlibat kejahatan?

Lebih baik TNI difokuskan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi negara saat ini. TNI adalah alat negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan demi ego dan keinginan pemimpinnya. TNI bersama rakyat membangun masa depan negeri ini menjadi lebih baik, bukan untuk ambisi pemimpinnya agar diakui sebagai pemimpin hebat, berani, dan berwibawa di mata dunia, Amerika, dan Israel. Negara membutuhkan pemimpin yang peduli terhadap rakyatnya dan berjuang untuk kesejahteraan rakyat, bukan pemimpin yang hanya terlihat hebat di mata dunia, tetapi tidak peduli terhadap penderitaan rakyat. Wallahualam bissawab.

Oleh: Mochamad Efendi
Sahabat Tinta Media

Loading

Views: 15

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA