Tinta Media – Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto menilai Board of Peace sebagai Board of Penjajahan.
“Karena itu jangan salahkan siapa-siapa kalau kesimpulan itu tidak berubah, bahwa BOP itu, Board of Penjajahan,” kritiknya dalam Fokus: Kebiadaban Israel di Tengah Ramadhan, BOP Diam, Ahad (22/2/2026) di kanal YouTube UIY Official Channel.
Menurutnya, kalau betul BOP itu sebagai International Peace Building Body (Badan/Lembaga Pembangunan Perdamaian Internasional), maka mestinya segala hal yang dilakukan oleh dua belah pihak yang itu bertentangan dengan prinsip-prinsip peace building, itu dipersoalkan, dikecam, disinggung.
“Lha ini…, disinggung aja enggak, seperti seolah-olah apa yang dilakukan Israel itu yang wajar, yang bisa dimaafkan,” kritiknya.
Karena itu, tegas UIY, jangan salahkan siapa-siapa kalau kesimpulan (BOP adalah penjajahan) itu tak berubah.
“Ini bukan betul-betul ingin mewujudkan perdamaian, justru BOP itu semakin mengokohkan penjajahan yang dilakukan oleh Israel,” kritiknya menegaskan lagi.
Apalagi, jelas UIY, kalau menyimak hasil KTT kemarin (KTT perdana BOP, Kamis (19/2) di Washington Amerika Serikat), hasil KTT pertemuan tingkat tinggi BOP itu, kalau tidak salah ada 12 poin.
“Soal politik, ada soal militer, ada soal keuangan, ada soal keamanan, soal komunikasi, kemudian ada soal pemerintahan, ada soal pendidikan, soal budaya, infrastruktur, yang jelas itu, itu sama sekali tidak menyebut Palestina,” tandasnya.[] ‘Aziimatul Azka
![]()
Views: 25
















