Tinta Media – Peneliti Senior Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng menilai, utang BUMN saat ini sudah hampir setara dengan utang pemerintah.
“Utang BUMN sudah hampir setara dengan utang Pemerintah Republik Indonesia (RI). Utang BUMN sekarang telah mencapai Rp7.857 triliun rupiah dan utang Pemerintah RI pada akhir 2023 mencapai Rp8.144,69 triliun,” tuturnya kepada Tinta Media, Rabu (4/12/2024).
Daeng menilai, BUMN Indonesia ditinjau dari sudut mana pun tidak mengalami kemajuan, perbaikan, perkembangan, maupun pertumbuhan. “Hanya satu yang bertambah dari BUMN Indonesia yakni utangnya,” tandasnya.
Ia mengatakan, utang BUMN bertambah secepat kereta Jakarta Bandung, tetapi yang lain merosot. “Mari kita lihat bagaimana merosotnya BUMN Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014, laba bersih BUMN adalah senilai 149 triliun rupiah yang diperoleh dari 121 BUMN setelah disusutkan dari 141 BUMN pada tahun sebelumnya (2013),” jelasnya.
Namun lanjutnya, apa yang terjadi delapan tahun kemudian, yakni tahun 2022? “Laba BUMN bukannya naik malah merosot. Laba BUMN hanya senilai 129,7 triliun rupiah. Turun 13,4 persen. Lah kok bisa!” herannya memungkasi penuturan.[] Muhar
![]()
Views: 10














