UIY: Orang Miskin Kepukul PPN, Orang Kaya Mendapatkan Tax Holiday

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Cendekiawan Muslim Ustadz Ismail Yusanto (UIY) membeberkan fenomena yang kontras hari ini, orang miskin kepukul PPN, sedangkan orang kaya mendapatkan tax holiday (pembebasan pajak).

“Kalau begini caranya, yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin, yang miskin kepukul PPN, yang kaya mendapat tax holiday,” tuturnya dalam acara Fokus to the Point: PPN 12 %, Untuk Siapa? Ahad (22/12/24) di kanal YouTube UIY Official.

UIY menjelaskan, tax holiday diberikan kepada pengelola tambang batu bara oleh PT. Adaro Energy Indonesia Tbk. “Kan nggak masuk akal, yang kecil-kecil dipajaki, yang gede-gede dapat tax holiday,” kesalnya.

UIY memaparkan, PT. Adaro Energy Indonesia Tbk akan membagikan dividen kepada pemegang saham Garibaldi Thohir punya kepemilikan 6,4 persen mendapatkan 2,7 triliun.
”Theodore Permadi Rachmat (TP Rachmat) kepemilikannya 2,6 persen, mendapat bagian 1,1 triliun. Lalu Edwin Suryajaya kepemilikannya 3,4 persen, mendapatkan deviden 1,4 triliun. Sedangkan Ani Subianto, kepemilikannya 0,3 persen, mendapat 108 miliar,” imbuhnya.

Menurut UIY, 0,3 persen itu kecil sekali, namun mendapat 108 miliar. ”Duit segini untuk orang-orang ini (pemilik saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk) enggak ada gunanya, tetapi akan punya arti besar sekali kalau dipegang oleh negara untuk kesejahteraan rakyat,” kesalnya.

Dalam pandangannya, PT. Adaro Energy Indonesia Tbk merupakan perusahaan pertambangan batu bara dan energi terkemuka di Indonesia, seharusnya milik rakyat untuk rakyat, bukan dikelola segelintir orang.

“Nah saya kadang enggak ngerti, pembagian deviden ini dapat dari mana? Dari batu bara, batu bara milik siapa? Batu bara milik rakyat kan mestinya. Sedangkan, rakyat kita itu enggak perlu duit banyak-banyak kok, cukup makan, cukup sandang, cukup papan, selesai. Mereka enggak perlu tas Hermes 2 miliar, enggak perlu jet pribadi, enggak perlu makan wagyu [daging sapi Jepang],” pungkasnya.[] Novita Ratnasari

Loading

Views: 13

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA