Jurnalis: Prancis merupakan Simbol Sekularisme Barat

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Bukan sekedar mitra dagang, Prancis dinilai Jurnalis Senior Joko Prasetyo sebagai salah satu simbol sekularisme Barat yang membela penghinaan terhadap Islam.

“Prancis bukan sekadar mitra dagang biasa. Negara ini merupakan salah satu simbol sekularisme Barat yang berkali-kali membela penghinaan terhadap Islam atas nama kebebasan berekspresi,” tuturnya sebagaimana rilis yang diterima oleh Tinta Media pada Ahad (31/05/2026).

Menurutnya, di tengah berbagai sikap yang melukai umat Islam, negara seperti ini justru diposisikan sebagai mitra strategis yang harus dipuji dan dirangkul.

Ia menegaskan bahwa Islam tidak melarang hubungan diplomatik dengan negara lain. Namun, ujarnya, Islam mengajarkan Izzah (kemuliaan), kemandirian, dan kedewasaan politik terhadap kekuatan-kekuatan yang memiliki kepentingan atas negeri-negeri Muslim.

Om Joy mengatakan bahwa masalahnya bukan hanya Prancis semata. “Selama negeri ini berdiri di atas fondasi kapitalisme sekuler, sumber daya alam akan terus dipandang sebagai komoditas ekonomi, perdagangan akan tunduk pada pasar global dan pertahanan akan bergantung pada teknologi negara-negara besar,” terangnya.

Kemandirian sejati, jelas Om Joy, tidak akan lahir dari semakin banyaknya nota kesepahaman dengan negara-negara besar maupun semakin integrasi ke sistem Kapitalisme global.

Islam, imbuhnya, menawarkan jalan yang berbeda. “Energi sebagai kepemilikan umum wajib dikelola negara untuk rakyat,” ulasnya.

Ekonomi, imbuhnya, tidak tunduk kepada kepentingan Kapitalisme global. Pertahankan dibangun di atas industri militer yang mandiri.

Terakhir, ia menegaskan bahwa pertahanan dan kemandirian industri militer itu hanya bisa diwujudkan melalui penerapan Islam kaffah dalam institusi khilafah.

“Semua itu hanya dapat diwujudkan melalui penerapan syariat Islam secara kaffah dalam institusi politik yang dirancang untuk menjalankan seluruh hukum Allah, yakni Khilafah ‘ala Minhahajin Nubuwwah,” pungkasnya.[] Nur Salamah

Loading

Views: 19

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA