Tinta Media – Jurnalis Senior Joko Prasetyo yang akrab disapa Om Joy mengajak para penulis, konten kreator, dan jurnalis untuk kembali pada peran mereka sebagai pengarah pemahaman.
“Kita tidak cukup hanya menjadi penyampai informasi. Kita harus menjadi pengarah pemahaman. Sebab kita tidak sedang sekadar menulis. Kita sedang berjuang melalui tulisan,” ujarnya kepada Tinta Media pada Senin (15/6/2026).
Om Joy mengatakan, masyarakat saat ini hidup di zaman dengan arus informasi yang sangat deras. Berbagai berita, opini, dan narasi hadir tanpa henti setiap waktu. Kondisi tersebut, menurutnya, memunculkan pertanyaan penting tentang siapa yang sebenarnya mengendalikan arah narasi di tengah masyarakat.
“Sebab yang membentuk cara berpikir umat bukan sekadar fakta. Melainkan bagaimana fakta itu dipilih, dikemas, ditafsirkan, dan disampaikan” ujarnya.
Ia menilai, arus utama media saat ini sering kali melihat berbagai persoalan publik, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, utang negara, hingga konflik internasional, hanya dari sudut pandang teknis, ekonomi, maupun kepentingan geopolitik.
Menurutnya, para penulis perlu mendorong masyarakat untuk memahami berbagai persoalan tersebut dengan melihat akar masalah melalui perspektif syariat Islam.
Lebih lanjut, Om Joy menegaskan bahwa berbagai platform digital seperti Facebook, X, Instagram, WhatsApp, Telegram, YouTube, dan platform lainnya merupakan ruang strategis yang dapat memengaruhi cara berpikir masyarakat.
Karena itu, ia mengajak para pegiat media untuk tetap istiqomah membantu umat melihat realitas dengan cara pandang Islam, meskipun tulisan yang dibuat tidak selalu populer dan tidak selalu menghasilkan keuntungan materi.
“Kita sedang mengambil bagian dalam perjuangan besar umat untuk mengembalikan Islam sebagai πππππ’ (ideologi) yang memimpin kehidupan” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Om Joy mengingatkan para penulis dan pegiat media agar tidak berhenti dalam aktivitas menulis, berpikir, dan berdakwah. Menurutnya, perjuangan pemikiran menjadi salah satu jalan penting menuju kebangkitan umat.
“Jangan lelah menulis. Jangan lelah berpikir. Jangan lelah berdakwah. Sebab perjuangan pemikiran adalah salah satu jalan penting menuju kebangkitan umat,” gugahnya mengakhiri.[] Nasriani
![]()
Views: 16




