Pengamat: Pernikahan Dini Dilarang, Seks Bebas Marak

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads
Tinta Media – Menanggapi kasus penularan HIV  di kota Bandung yang mencapai 5.943 kasus,  dan mahasiswa menyumbang kasus positif mencapai 6,97 persen atau mencapai 414 kasus, Pengamat Kebijakan Publik Rizqi Awal mengatakan pernikahan usia dini dilarang seks bebas marak.
 
“Sekedar peringatan saja, pernikahan usia dini yang dianggap tabu dilarang, sehingga makin marak pasangan seks bebas,” tuturnya pada Tinta Media, Rabu (24/8/2022).
 
Selain itu, ujar  Rizqi,  kondisi ini dipengaruhi pula oleh isu radikalisme, sehingga pemahaman agama tidak boleh “fanatis” yang pada akhirnya mengarah kepada pergaulan bebas.
 
“Selain Seks Bebas, penyalahgunaan jarum suntik yang digunakan untuk penggunaan narkoba menambah jumlah para pengidap HIV ini,” imbuhnya.
 
Rizqi menilai, pendidikan berbasis revolusi mental yang  tidak punya tolok ukur pasti inilah yang membuat kecemasan dan kekhawatiran sehingga generasi muda rawan tertular HIV AIDS.
 
“Saya pribadi, selaku yang pernah bergerak dalam kehidupan mahasiswa di kampus, sebaiknya pihak kampus tidak antipati tentang pendidikan Islam dan ajakan mahasiswa untuk menjadikan Al-Quran dan As-Sunnah menjadi rujukan. Bila perlu di area kampus dan sekitarnya diberlakukan hukum syariat yang ketat sehingga pergaulan bebas tidak mudah terjadi,” pungkasnya.[] Irianti Aminatun
 
 
 
 
 
 

Loading

Views: 11

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA