Tinta Media – Pakar politik Hanafi Rais menyeru generasi muda untuk menjalankan fungsi amar makruf nahi mungkar terhadap penguasa sebagai sesuatu yang mendesak untuk dilakukan di tengah kondisi saat ini.
“Saya mengusulkan kepada generasi muda atau mas ulin, dan teman-teman, dan kita semua yang masih punya kapasitas kemampuan ini untuk melangkah lebih jauh lagi tidak hanya ramai dalam sosial media, tetapi juga mungkin melakukan aksi melakukan tataran yang lebih praktis yaitu menjalankan fungsi amar makruf nahi mungkar,” ujarnya dalam acara Focus: Spirit Hijrah di Tengah Krisis Dunia Islam yang tayang di kanal YouTube UIY Official, Ahad (14/6/2026).
Sebab menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari kewajiban setiap Muslim, termasuk generasi muda saat ini.
“Bermedsos itu memang tentu salah satu media yang bisa dilakukan, tetapi yang namanya negara itu kebijakan itu dampaknya nyata, iya kan? Sehingga tidak cukup hanya pada ruang virtual dunia maya, tetapi juga aksi itu harus berubah atau bisa mentransformasikan apa yang ramai dalam dunia sosial media itu menjadi aksi yang lebih nyata,” ulasnya.
Hanafi menilai, apabila mahasiswa saat ini menggelindingkan upaya untuk mendorong perubahan melalui aksi di jalanan, maka hal tersebut dapat menjadi sebuah momentum penting.
Ia pon mendorong agar generasi muda sekarang tidak hanya terampil dalam mengelola sosial medianya, tapi juga bisa punya peran mengorganisi gerakan.
“Dan ini dengan melatih diri berhimpun berserikat untuk mengorganisir gerakan ini,” imbuhnya. Kemampuan tersebut, kata Hanafi merupakan keterampilan yang akan sangat berguna apabila perubahan terjadi.
Selain itu, ia menambahkan bahwa perubahan juga membutuhkan pemikiran yang lebih cerdik, karena terdapat seni tersendiri dalam mengelola gerakan.
Hanafi lanjut mencontohkan bagaimana angkatan 1998 pernah berhasil melakukan perubahan dari luar sistem.
“Nah, sekarang tentu ini juga sebuah momentum bagi anak-anak muda sekarang untuk punya peran politik yang tadi bisa punya nilai strategis tadi itu,” pungkasnya.[] Muhammad Nur
![]()
Views: 23





