Tinta Media – Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) menyatakan bahwa wujud iman dan takwa adalah ketundukan pada hukum-hukum Allah SWT.
“Apa wujud dari iman dan takwa? Tak lain adalah ketundukan masyarakat pada segenap hukum-hukum Allah,” tuturnya dalam video pendek, Puasa: Dari Ibadah Individu Menuju Tegaknya Syariat Islam, Ramadan Karim 1447 H, di kanal YouTube One Ummah TV, Kamis (19/2/2026).
Yaitu, ia melanjutkan, menerapkan hukum Allah dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat dalam seluruh aspek kehidupan. Baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial budaya maupun pendidikan.
Kemudian, UIY menjelaskan, hakikat puasa sesungguhnya adalah ibadah yang secara signifikan menjadi sebuah proses yang semestinya disadari sebagai jalan rasional dan spiritual untuk menuju terbentuknya masyarakat yang penuh berkah.
“Apa itu berkah?” tanyanya retoris.
Yakni, jelasnya, para ulama mengartikan ziyadatul khair wal ajri (bertambahnya kebaikan dan pahala). “Pahala di akhirat, kebaikan atau keberkahan itu di dunia,” ujarnya.
Jadi, menurut UIY, terasa aneh apabila ada orang yang menganggap puasa itu hanya sebagai ibadah fardiyah (individual). “Lebih aneh lagi kalau orang tidak melaksanakan ibadah itu,” ucapnya.
Apalagi, sambungnya, penguasa tidak memberikan perhatian dengan semestinya terhadap ibadah ini. “Padahal, ini ibadah yang sedang membangunkan individu sebagai individu beriman dan bertakwa,” tukasnya.
Menurutnya ini merupakan usaha yang sangat serius. Allah SWT memberikan perintah bukan hanya sekali puasa, namun berkali-kali hingga satu bulan penuh. “Ini adalah tempaan,” tegasnya.
Kalau hal ini dihayati betul, maka akan menjadi iman dan takwa secara komunal. “Maka ujungnya pasti kebaikan bagi komunal juga. Dalam bahasa disebut berkah tadi,” terangnya.
Terakhir, UIY menegaskan bahwa puasa merupakan sesuatu yang amat sangat dahsyat. Sebuah ibadah yang tidak hanya berdimensi spiritual, akan tetapi sesungguhnya berdimensi politik dan ideologi. “Tetapi jika tidak dipahami dalam kerangka itu, maka puasa hanya menjadi ibadah rutinitas saja,” tandasnya.[] Nur Salamah
![]()
Views: 2
















