Tinta Media – Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada Rasulullah Muhammad SAW. Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat manusia dan petunjuk bagi manusia untuk memecahkan problematika kehidupan. Nuzulul Qur’an mengingatkan setiap umat muslim atas kewajiban berpegang teguh dengan aturan Al-Qur’an.
Berdasar arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Kabupaten Jaro Ade lakukan peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan di Masjid Agung Nurul Faizin, Cibinong, pada Minggu (14/3/25). Acara Nuzulul Qur’an tersebut mengusung tema “Peran Al-Quran Dalam Membangun Masyarakat Berakhlak Mulia” dan dihadiri berbagai tokoh dan masyarakat setempat (kabarindoraya.com, 16 Maret 2025).
Selain itu, Nuzulul Qur’an juga diperingati dengan acara unik di Gedung Dewi Sartika, Bandung pada 16 Maret 2025. Bupati Bandung Dadang Supriatna menyiarkan Ramadan sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an pada 17 Ramadhan 1446 H dengan membuat acara Lomba Cerdas Cermat Pemahaman Al-Qur’an. Bupati Bandung mengundang sejumlah ormas seperti Pemuda Pancasila, GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia), BBC (Buah Batu Corps) dan FKPPI (bandungraya.net, 16 Maret 2025).
Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca atau dipelajari isinya, tapi juga wajib diamalkan dalam semua aspek kehidupan. Saat ini, umat Muslim belum menerapkan aturan Al-Qur’an, malah menerapkan aturan kapitalisme yang dibuat oleh manusia. Padahal, manusia adalah makhluk yang lemah dan terbatas, yang memungkinkan mereka membuat aturan sesuai dengan hawa nafsu dan kepentingannya sendiri atau kelompoknya saja. Akibatnya, banyak timbul permasalahan seperti kriminalitas tinggi, korupsi, kerusakan alam, dan masalah lainnya.
Aturan Al-Qur’an yang diterapkan secara kaffah telah terbukti menyejahterakan umat manusia selama 13 abad. Will Durant, seorang sejarawan Barat, menyatakan dalam bukunya, Story of Civilization, “Para khalifah telah memberikan keamanan kepada manusia hingga batas yang luar biasa besarnya bagi kehidupan dan kerja keras mereka. Para khalifah itu juga telah menyediakan berbagai peluang untuk siapa pun yang memerlukan dan memberikan kesejahteraan selama beradab-abad dalam wilayah yang sangat luas. Fenomena seperti itu belum pernah tercatat (dalam sejarah) setelah zaman mereka.”
Sejak khilafah yang menerapkan aturan Al-Qur’an runtuh dan sistem yang diterapkan adalah sistem kapitalisme, semenjak itulah permasalahan terus bermunculan dan kehidupan manusia menjadi terpuruk. Ini bukti nyata bahwa aturan dari Allah jelas lebih baik daripada aturan yang dibuat manusia. Seharusnya manusia segera mengganti sistem kapitalisme ini dengan sistem Islam yang mengamalkan Al-Qur’an secara kaffah. Inilah solusi hakiki setiap permasalahan umat saat ini. Sudah saatnya umat manusia menyudahi kehidupan yang sulit ini dan beralih ke kehidupan yang penuh berkah dan diridhai Allah SWT dengan ketaatan setiap individunya, masyarakat, dan negaranya.
Wallahu a’lam bishawab.
Oleh: Meri Mulyani, S.Si.
Muslimah Bojongsoang
![]()
Views: 21
















