Tinta Media – Dengan menggunakan penutup kepala, gamis serta syal putih bertuliskan dua kalimat syahadat dan berjubah hitam, Syekh Hasan Al-Janayniy naik ke podium. Di hadapan tidak kurang dari seratus ribu peserta Muktamar Khilafah, lelaki tinggi besar berjenggot putih lebat tersebut menyeru penguasa dzalim yang tidak mau menerapkan sistem khilafah.
.
โWahai penguasa! Kalian tidak mempunyai hujah di depan Allah karena kalian tidak menyambut seruan penegakan khilafah!โ pekiknya dalam bahasa Arab, Ahad (2/6) di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
.
Dalam kesempatan itu pula, ia menceritakan pengalamannya dalam pencarian kebenaran yang cukup panjang. Sejak belajar di Universitas Al-Azhar hingga mengajar di kampus yang sama. โSerta berkunjung ke berbagai ulama di berbagai penjuru dunia untuk mencari jalan keselamatan,โ ungkapnya.
.
Hingga suatu saat, menghadiri program ๐ก๐๐๐๐ โ๐๐ค televisi ๐๐ ๐ข๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐ข ๐พโ๐๐๐๐๐โ ๐๐๐ ๐๐๐โ๐๐๐๐ ๐๐ข๐๐ข๐ค๐ค๐โ di Mesir, di negerinya sendiri. Setelah mendengarkan penjelasan tentang wajibnya menegakkan khilafah yang disampaikan para ulama Hizbut Tahrir dalam acara itu, ia pun berkesimpulan. โInilah jalan yang akan membawa kebaikan, kepada kebahagiaanku, kemudian aku berjuang bersama Hizbut Tahrir,โ ungkapnya lalu disambut takbir peserta.
.
๐๐ข๐ฅ๐๐ก๐ข๐ซ๐ค๐๐ง ๐๐๐ฆ๐๐๐ฅ๐ข
Hasan tinggal di kota kecil yang indah dekat Bandara Kairo. Saat ini mengajar mata kuliah akidah dan mata kuliah dakwah di Universitas Al-Azhar Asy-Syarif Kairo. Gelar magister dan doktornya didapat di kampus yang sama.
.
โSaya mengenal Hizbut Tahrir baru empat bulan yang lalu,โ ungkapnya kepada Media Umat usai berpidato dalam muktamar tersebut.
.
Ia mengenal Hizbut Tahrir berawal dari program televisi ๐ด๐-๐พโ๐๐๐๐๐๐โ yang menghadirkan Juru Bicara Hizbut Tahrir Mesir Sherif Zaied tersebut. โSelama diskusi berlangsung saya sangat terpengaruh dengan penjelasan-penjelasan ๐ด๐โ Sherif, penjelasannya tentang khilafah sangat tegas, lugas dan ikhlas,โ akunya.
.
Sejak saat itu, Hasan mulai melakukan kajian dan membaca buku-buku Hizbut Tahrir. Ia mengaku memiliki perpustakaan yang cukup besar namun tidak ada satu pun buku terbitan Hizbut Tahrir.
.
Kajian-kajiannya terhadap buku-buku Hizbut Tahrir menjadikan Hasan sadar akan kekeliruan pada pemahamannya tentang penerapan syariah Islam dalam level negara. โPaham saya selama ini keliru, fatwa-fatwa saya juga demikian termasuk fatwa bahwa Islam harus diterapkan secara bertahap,โ akunya.
.
Selama studi di Al-Azhar, hingga derajat doktor, ia mengaku belum pernah menemukan pemikiran sebagaimana yang dijelaskan Hizbut Tahrir. Memang betul bahwa ada syekh Al-Azhar yang menyatakan bahwa khilafah adalah wajib, namun Al-Azhar sendiri tidak mengadopsi hal itu.
.
Seandainya Al-Azhar secara kelembagaan mengadopsi bahwa menegakkan khilafah itu wajib niscaya sebulan pasca revolusi Mesir, khilafah telah berdiri. โKarena kita tahu, Al-Azhar beserta ulama di dalamnya sangat dihormati dan mendapat tempat terhormat di sisi kaum Muslim, jika Al-Azhar menyerukan itu niscaya umat akan segera menaati dan mengikutinya,โ prediksinya.
.
Menurut Hasan, syekh Al-Azhar sendiri sekarang lebih condong kepada sufi, sehingga amalan zikir menjadi yang paling penting di dalam Islam.
.
Makanya, saat bertemu Hizbut Tahrir, Hasan merasa terlahir kembali. Ia sampaikan kebahagiannya itu kepada Amir Hizbut Tahrir Al โAlim Syekh Atha Ibnu al Khalil. โSaya katakan padanya bahwa setiap manusia terlahir sekali, sedangkan saya terlahir dua kali, pertama saat saya dilahirkan ibu, dan kedua saat saya bertemu Hizbut Tahrir.โ
.
Berikut terjemah kutipan suratnya:
.
๐๐๐ฆ๐ ๐ก๐๐๐โ โ๐๐๐ข๐ ๐๐๐๐ก๐โ๐ข๐-๐ก๐โ๐ข๐, ๐๐๐ฆ๐ ๐ก๐๐๐โ ๐๐๐๐ฆ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐ ๐ ๐๐ฆ๐ ๐ก๐๐๐โ ๐๐๐๐ก๐๐๐ข ๐๐๐๐๐๐ ๐ข๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ฆ๐๐ ๐๐๐๐๐๐, ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐ข๐๐ข๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐โ๐๐๐ก๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐โ๐๐๐๐๐๐๐ข ๐๐ ๐๐ข๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐โ๐๐๐๐ก.
.
๐๐๐๐ข๐ ๐ ๐๐ฆ๐ ๐ก๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ข๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ฆ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐โ๐๐ข๐ ๐๐ ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ โ๐๐๐ข๐ ๐ ๐๐ฆ๐. ๐พ๐๐๐ข๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐โ๐๐๐๐๐ ๐ด๐๐๐โ ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ข๐โ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ข๐๐ข๐ “๐๐ ๐ข๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ข๐๐ข๐ ๐พโ๐๐๐๐๐๐โ” ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐โ ๐ป๐๐ง๐๐ข๐ก ๐๐โ๐๐๐ (๐๐๐ ๐๐).
.
๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ก ๐๐ก๐ข ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐ฆ๐๐๐๐๐ ๐๐โ๐ค๐ ๐ก๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ข๐๐ก๐ข๐๐๐๐, ๐ก๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐ ๐ข๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐โ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ข๐๐ก๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ (๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ค๐โ ๐ป๐๐ง๐๐ข๐ก-๐๐โ๐๐๐) ๐ฆ๐๐๐ ๐ก๐๐๐โ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ข๐๐ก๐ข๐ ๐๐๐ก๐ ๐๐๐โ ๐
๐๐ ๐ข๐๐ข๐๐๐โ ๐๐ด๐. ๐๐๐๐ ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐ข๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ข๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ (๐๐๐๐ ๐๐๐ก๐๐ฃ๐๐ ๐ป๐๐ง๐๐ข๐ก ๐๐โ๐๐๐), ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐ข ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐.
.
๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ก ๐๐ก๐ข ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐ฆ๐๐๐๐๐ ๐๐โ๐ค๐ ๐ด๐๐๐โ ๐ก๐๐๐โ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ข๐ ๐๐๐๐โ๐๐๐๐. ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐ ๐๐๐๐๐โ โ๐๐๐ ๐๐ ๐ ๐๐๐ก ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐โ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐โ๐๐ ๐๐๐ข, ๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐๐๐โ โ๐๐๐ ๐๐ ๐ ๐๐๐ก ๐ด๐๐๐โ ๐๐๐๐ข๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐ข๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ป๐๐ง๐๐ข๐ก ๐๐โ๐๐๐ ๐ข๐๐ก๐ข๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐พโ๐๐๐๐๐โ ๐
๐๐ ๐ฆ๐๐๐โ ๐๐๐๐ ๐๐๐โ๐๐๐๐๐ ๐๐ข๐๐ข๐ค๐ค๐โ.
.
Hasan menulis surat itu sedemikin rupa lantaran dirinya telah lama mencari jamaah yang menyeru kepada Islam sebagaimana jamaah di masa Rasulullah SAW, jamaah yang berada di tengah-tengah umat dan bergerak bersama mereka.
.
Ia menemukan jamaah Ikhwan al-Muslimin, dan bergabung bersamanya lebih kurang 12 tahun, dan sempat menjadi pembicara mewakili Ikhwan al-Muslimin. Bahkan pernah bersama jamaah Tabligh dan Salafy. Hingga Hasan menyelesaikan magisternya masih bersama jamaah Salafy.
.
โNamun pencarian saya kini telah berakhir saat bertemu dengan Hizbut Tahrir, meski saya pernah bersama jamaah yang lain namun bagi saya Hizbut Tahrir adalah yang pertama dan terakhir,โ ungkapnya.
.
Ketika dirinya menerima jawaban surat dari Amir Hizbut Tahrir Al-Alim Atha, Hasan menangis lebih dari dua jam hingga kedua matanya bengkak. Saat bertemu dengan Sharif Zaied. Sharif kaget dan bertanya: โMengapa mata Anda?โ
.
Dengan tersenyum bahagia, Hasan menjawab: โTidak ada apa-apa, saya menangis saking bahagianya dipertemukan dengan Hizbut Tahrir.โ
.
๐๐ข๐๐ฉ ๐๐๐ค๐ฐ๐๐ก๐ข ๐๐ฎ๐ซ๐ฌ๐ฒ๐ข
Sebagai โbayiโ yang baru lahir ia mengejar ketertinggalan tsafaqah siyasah dari aktivis yang sudah โdewasaโ. โSaya terus mendalami pemikiran-pemikiran Hizbut Tahrir, khutbah dan pidato-pidato saya berubah. Saya sangat bersyukur Allah telah merubah diri saya kepada hal yang akan memberikan kebaikan di dunia dan akhirat, insya Allah,โ ungkapnya.
.
Ia pun menegaskan tidak akan ada kebaikan, kemenangan kecuali berpegang teguh dengan perkara yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, โ๐๐๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐ ๐ ๐ข๐๐๐ก๐ ๐ค๐ ๐ ๐ข๐๐๐๐ก๐ ๐โ๐ข๐๐๐๐๐ข๐๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐๐, tidak akan bangkit umat kecuali dengan ๐พโ๐๐๐๐๐โ ๐ผ๐ ๐๐๐๐๐ฆ๐ฆ๐โ โ๐๐๐ ๐๐๐โ๐ ๐๐ข๐๐ข๐ค๐ค๐โ.
.
Saat warga Jakarta, Jawa Barat, Banten serta perwakilan dari berbagai daerah dan 15 negara berkumpul di stadion Gelora Bung Karno yang dalam satu hari itu berubah menjadi Gelora Bumikan Khilafah, Hasan menangis dan semakin yakin bahwa saatnya khilafah berdiri telah dekat.
.
Pidatonya bukan hanya ingin disampaikan kepada para hadirin, tapi juga ingin ia sampaikan kepada Al-โAlamah Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani yang telah berada di alam barzakh, seandainya Allah memanjangkan umurnya hingga hari ini, hingga ia dapat menyaksikan kaum Muslim yang menyerukan khilafah. โBeliau pasti akan senang dan meninggal dunia dengan bahagia. Semua ini adalah buah dari apa yang beliau perjuangkan,โ ungkapnya.
.
Setelah pulang dari muktamar ini, Hasan bertekad akan menemui Presiden Mesir Ahmad Mursyi serta Ulama Al-Azhar Syekh Ali Jumaโah untuk menyeru keduanya tentang kewajiban menegakkan khilafah. Akankah tekadnya terwujud?[]
.
Penerjemah: Roni Ruslan
Penulis: Joko Prasetyo
.
๐ท๐๐๐ข๐๐ก ๐๐๐๐ ๐๐ข๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ก ๐๐๐๐ ๐ 107: ๐ต๐ต๐ ๐๐๐๐ ๐ฟ๐๐๐, ๐
๐๐ง๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ต๐ ๐๐๐๐ข ๐
๐๐๐ฆ๐๐ก (11 – 25 ๐๐ฆ๐โ๐๐๐ 1434 ๐ป/ 21 ๐ฝ๐ข๐๐ – 4 ๐ฝ๐ข๐๐ 2013).
![]()
Views: 17






