Jurnalis: Penulis Harus Ambil PoV Tertentu ketika Menulis FN

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Jurnalis sekaligus Pengasuh Tanah Ribath Media (TRM) Achmad Mu’it menyampaikan, penulis Feature News (FN), harus mengambil point of view (PoV) atau sudut pandang tertentu, ketika ingin menceritakan suatu kejadian.

“Penulis FN harus mengambil sudut pandang tertentu ketika ingin menceritakan suatu kejadian,” ujarnya dalam Pelatihan Menulis Feature News yang diselenggarakan oleh Tanah Ribath Media dan Tinta Media, di WAG, Sabtu (1/2/2025).

Menurutnya, PoV adalah visi penulis dalam merekonstruksi kejadian dalam bentuk cerita. Kemudian, penggunaan sudut pandang harus konsisten. “Setia kepada satu sudut pandang tulisan, akan memudahkan pembaca menangkap pesan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dalam tulisan FN ada dua PoV yang paling sering digunakan oleh penulis.

Pertama, sudut pandang orang pertama (PoV-1). Ketika penulis menggunakan PoV-1, seolah-olah salah satu tokoh dalam FN tersebut bercerita langsung kepada pembaca. “Ciri PoV-1 bisa dilihat dari tulisan FN yang menggunakan kata ganti orang pertama (aku/saya/kami) dalam kalimat tak langsung,” cetusnya.

Kedua, sudut pandang orang ketiga (PoV-3). Ciri PoV-3 bisa dilihat dari tulisan FN yang tidak menggunakan kata ganti orang pertama (aku/saya/kami) dalam kalimat tak langsung. “Ceritanya disampaikan oleh pihak ketiga alias penulis,” imbuhnya. Ia mengingatkan, bahwa pergantian PoV dalam tulisan FN berpotensi besar membuyarkan fokus pembaca dalam membayangkan cerita yang disampaikan oleh penulis.

“Misalnya dari awal tulisan menggunakan PoV-1, maka sampai akhir tulisan mesti menggunakan PoV-1. Jangan berpindah ke PoV lain,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Achmad Mu’it menyampaikan, untuk memastikan penulis FN, setia menggunakan salah satu PoV secara konsisten dalam satu naskah FN.[] Novita Ratnasari

Loading

Views: 11

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA