Tinta Media – Meskipun secara anatomis tubuh manusia paragraf ๐๐๐๐๐๐ (akhir) karangan khas (๐๐๐๐ก๐ข๐๐ ๐๐๐ค๐ /FN) itu ibarat kaki dan tangan, namun fungsinya tidak kalah penting dengan paragraf lainnya termasuk paragraf pertama (leher) bahkan dengan judul (kepala). Bagaimana kalau manusia tanpa kaki dan tangan? Tentu saja tidak dapat bergerak ke mana-mana, begitu juga dengan FN.
.
Bila judul dan paragraf pertama berfungsi untuk menarik perhatian pembaca agar mau membaca lebih lanjut ke paragraf berikutnya, paragraf terakhir bertujuan memberikan informasi terakhir yang sangat berkesan.
.
Dengan adanya kaki, manusia bisa berjalan ke mana saja sesuai keinginannya. FN juga demikian, pembaca bisa dibawa ke akhir cerita yang menyenangkan, menyedihkan, menggantung, atau kesan terakhir lainnya yang diharapkan muncul dalam perasaan pembaca.
.
Ragam paragraf terakhir ada banyak dan masing-masing jenis akan memberikan kesan perpisahan (dengan pembaca) yang berbeda sebagaimana sudah disinggung di atas. Tujuh di antaranya sebagai berikut.
.
Tunggu sebentar! Sebelum menjelaskan dan memberikan contoh ketujuh jenis paragraf akhir tersebut, saya ingin menyampaikan adab dalam membaca paragraf terakhir.
.
Berbeda dengan pembahasan paragraf pertama, yang setiap jenisnya langsung saya sampaikan contoh paragrafnya sebagaimana disampaikan pada artikel yang berjudul ๐ต๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐พ๐๐๐๐๐๐๐ ๐พโ๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐ต๐๐๐๐ข๐๐๐๐ก๐๐ (silakan klik: Baca disini), dalam pembahasan paragraf terakhir ini saya tidak akan mencantumkan paragraf terakhir sebagai contoh, tetapi saya akan memberikan FN utuh sebagai contohnya.
.
Anda tidak boleh langsung membaca paragraf akhirnya, tetapi secara seksama harus membacanya dari awal; mulai dari judul dulu, kemudian paragraf pertama, diteruskan ke batang tubuh tulisan, setelah itu barulah baca ๐๐๐๐๐๐ -nya. InsyaAllah dengan menaati adab baca ๐๐๐๐๐๐ ini kesan terakhir dari FN akan benar-benar terasa. Meskipun tidak haram/berdosa, tapi tolong ya adab ini jangan dilanggar.
.
Berikut ketujuh jenis paragraf terakhir beserta contohnya.
.
๐ท๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ (๐๐๐๐๐ ๐๐๐
๐๐๐). Akhir paragraf yang menunjukkan tercapainya harapan, perjuangan, dan atau cita-cita tokoh utama. Tujuannya agar pembaca merasa senang dengan membaca paragraf akhir seperti ini setelah membaca lika-liku si tokoh untuk menggapai keinginannya, tentu saja bila si pembaca berada di pihak tokoh tersebut. Paragraf ini sering digunakan. Karena umumnya memang kisah kesuksesan (๐ ๐ข๐๐๐๐ ๐ ๐ ๐ก๐๐๐๐๐ ) yang sering diangkat dalam menulis FN.
.
๐๐จ๐ง๐ญ๐จ๐ก:
Paragraf terakhir dalam FN ๐๐๐๐โ๐๐ ๐ค๐ ๐ด๐กโ๐โ๐๐ (๐๐โ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ฆ๐๐ค๐๐, ๐๐๐๐๐ข๐ ๐โ๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐) yang dapat dibaca pada tautan https://bit.ly/3T6Fpcj.
.
.
๐ฒ๐๐
๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐
๐๐๐๐๐ (๐๐๐
๐๐๐
๐๐๐). Kebalikan dari dari akhir yang menyenangkan, paragraf ini berupa peristiwa yang kurang bahkan tidak disukai seperti: kematian; kehilangan; kegagalan dalam mewujudkan harapan, perjuangan dan atau cita-cita tokoh utama. Tujuannya agar pembaca merasa sedih dengan membaca paragraf akhir seperti ini, tentu saja bila si pembaca berada di pihak tokoh tersebut. Meski agak kurang disukai pembaca, tapi akhir yang menyedihkan memberikan kesan yang lebih mendalam terkait pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.
.
๐๐จ๐ง๐ญ๐จ๐ก:
Paragraf terakhir dalam FN ๐๐ข๐๐๐ก ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐โ ๐๐๐๐๐ข๐๐ก ๐พโ๐๐๐๐๐โ ๐๐๐๐โ yang dapat dibaca pada tautan https://bit.ly/3MkEWkC.
.
.
๐ฒ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ (๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐
๐๐๐). Menegaskan kembali pesan yang disampaikan di paragraf pertama dan atau di batang tubuh tulisan. Bisa dengan redaksi kata yang berbeda tetapi bermakna sama sebagai titik tekan pesan. Tujuannya agar pembaca mengingat betul pesan tersebut.
.
๐๐จ๐ง๐ญ๐จ๐ก:
Paragraf terakhir dalam FN ๐ต๐๐๐ ๐ผ๐ ๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐โ ๐พ๐๐๐๐๐๐๐๐ (๐ท๐. ๐๐โ๐๐๐ข๐๐๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐, ๐.๐ป., ๐.๐ป., ๐พ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐พ๐๐๐๐๐ ๐ป๐ด๐ ๐๐๐๐๐๐๐ 2007-2012) yang dapat dibaca pada tautan https://bit.ly/3CMPsOA.
.
.
๐ฒ๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ (๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐
๐๐๐). Paragraf terakhir merupakan puncak dari suatu hal, kejadian, keadaan, dan sebagainya yang berkembang secara berangsur-angsur. Paragraf ini merupakan paragraf yang paling menarik atau paling penting dari keseluruhan rekonstruksi suatu kejadian yang diceritakan. Pembaca juga tidak akan bertanya-tanya mengapa akhir ceritanya seperti itu, karena semua pertanyaan tersebut sudah dijawab di paragraf-paragraf sebelumnya.
.
๐๐จ๐ง๐ญ๐จ๐ก:
Paragraf terakhir dalam FN ๐๐๐ก๐๐๐ ๐ถ๐๐๐๐๐โ, ๐ด๐๐ ๐๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐ท๐๐๐๐ก ๐ป๐๐๐๐ฆ๐โ yang dapat dibaca pada tautan https://bit.ly/3ClJsuH.
.
.
๐ฒ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ (๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐
). Tentu saja menggantung di sini bukan berarti ceritanya terpotong, melainkan si penulis sengaja tidak menyimpulkan akhir ceritanya ke salah satu dari empat paragraf penutup di atas ataupun ๐๐๐๐๐๐ lainnya. Alasannya bisa karena penulis ingin membiarkan pembaca memutuskan sendiri penyelesaiannya atau memang lantaran kejadiannya juga belum bisa diprediksi bakal berujung ke mana.
.
๐๐จ๐ง๐ญ๐จ๐ก:
Paragraf terakhir dalam FN ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ฆ๐ ๐ต๐๐๐๐โ๐๐ ๐๐๐๐ก ๐ต๐๐๐ก๐๐๐ข ๐ป๐๐ง๐๐ข๐ก ๐๐โ๐๐๐ (๐๐ฆ๐๐โ ๐ป๐๐ ๐๐ ๐๐-๐ฝ๐๐๐๐ฆ๐๐๐ฆ, ๐ท๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ฃ๐๐๐ ๐๐ก๐๐ ๐ด๐-๐ด๐งโ๐๐ ๐พ๐๐๐๐) yang dapat dibaca pada tautan https://bit.ly/3RI6n96.
.
.
๐ฒ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ (๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐
๐๐๐). Dari namanya sudah jelas, tujuan dari paragraf terakhir ini untuk menyemangati pembaca. Hal ini dilakukan karena alur cerita sudah semakin landai (sudah antiklimaks), bahkan bila paragraf ๐๐๐๐๐ข๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ dihapus, FN terasa sudah selesai. Namun penulis ingin memberikan kesan terakhir yang penuh semangat di benak pembaca maka dibuatlah paragraf ini.
.
๐๐จ๐ง๐ญ๐จ๐ก:
Paragraf terakhir dalam FN ๐ท๐ข๐๐ข๐๐ ๐พโ๐๐๐๐๐โ ๐๐๐ ๐ฝ๐โ๐๐ (๐๐๐๐๐๐๐ ๐ป๐๐๐๐ฆ โ๐๐ฆ๐๐๐โ๐ข๐ ๐ผ๐ ๐๐๐ ๐ด๐๐๐ข๐๐๐โโ ๐๐ข๐๐๐๐๐๐ [1856-1932], ๐๐๐๐๐๐ก๐๐ ๐ผ๐ ๐๐๐ ๐๐ ๐ผ๐๐๐๐๐๐ ) yang dapat dibaca pada tautan https://bit.ly/3fJtyCu.
.
.
๐ฒ๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ (๐๐๐๐๐
๐๐๐
๐๐๐). Mencampurkan dua atau beberapa ๐๐๐๐๐๐. Tujuannya untuk menyatukan kekuatan masing-masing ๐๐๐๐๐๐ yang dicampurkan.
๐๐จ๐ง๐ญ๐จ๐ก (campuran โ๐๐๐๐ฆ ๐๐๐๐๐๐ dan ๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐):
Paragraf terakhir dalam FN ๐๐๐๐๐๐๐ ๐ป๐๐๐๐ฆ๐โ ๐๐ ๐ฟ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ข (๐บ๐ข๐ ๐๐โ๐๐, ๐พ๐๐ก๐ข๐ ๐ฟ๐๐ ๐บ๐๐๐๐ ๐๐ข๐๐) yang dapat dibaca pada tautan https://bit.ly/3VdcgOy.
.
.
Bagaimana perasaan Anda setelah membaca semua contoh di atas? Sangat berkesan kan? Masing-masing contoh memberikan kesan yang berbeda. Benar enggak? Tapi kalau Anda merasa biasa-biasa saja, berarti Anda melanggar adab membaca ending. Ayo ngaku? Heโฆ heโฆ. Tolong dijawab di kolom komentar ya. ๐ฝ๐๐ง๐๐๐ข๐๐ข๐๐๐โ ๐โ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ก๐ ๐๐๐.[]
.
Depok, 14 Rabiul Awal 1444 H | 10 Oktober 2022 M
.
Joko Prasetyo
Jurnalis
![]()
Views: 11












