Tinta Media – Pergaulan bebas telah menjadi fenomena yang umum di kalangan remaja saat ini. Media sosial juga memainkan peran penting dalam pergaulan bebas remaja. Semakin mudahnya akses media sosial dan teknologi, remaja dapat dengan mudah berinteraksi dengan orang lain tanpa batasan dan aturan. Hubungan sosial tanpa batasan, hubungan seksual tanpa control, dan gaya hidup bebas.
Perilaku bebas ini terbukti menjadikan banyaknya kasus amoral yang terjadi saat ini. Sehingga makin marak kasus pergaulan bebas, kekerasan seksual, aborsi dan lain sebagainya. Pergaulan bebas juga dapat menyebabkan remaja kehilangan identitas dengan semakin banyaknya pengaruh dari luar menyebabkan remaja dapat kehilangan rasa hormat dan tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain.
Pergaulan bebas yang muncul dari sistem sekuler dan liberal dapat menyebabkan pergaulan tanpa batas. Paham sekulerisme tidak hanya melahirkan manusia tidak bermoral tetapi juga kerusakan jasmani. Karena sekulerismelah anak-anak remaja bergaul sangat bebas jauh dari aturan agama. Agama sudah tidak lagi dijadikan pedoman, paham sekularisme membuka banyak pintu jalur mendekati zina, belum lagi pornografi dan pornoaksi yang dengan leluasa berseliweran dimedia sosial. Adanya sistem kehidupan sekuler kapitalisme inilah yang menjadikan remaja mengikuti hawa nafsunya dan abai pada halal haram.
Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur semua aspek kehidupan termasuk aturan pergaulan. Kesempurnaan aturan Islam inilah yang akan menjaga kemuliaan manusia dan menjaga kehidupan. Begitupun dengan sistem pendidikan, dimana pendidikan Islam berasas akidah Islam. Sistem inilah yang akan melahirkan generasi berkualitas, berkepribadian Islam dan paham tata pergaulan Islam.
Pemahaman yang dimiliki akan menjaga generasi tetap dalam ketaatan dan mencegah dari berbuat haram termasuk pergaulan bebas. Hanya Islam yang akan menjadikan generasi muda hidup dengan keimanan dan ketakwaan sehingga seluruh perbuatannya akan senantiasa terikat dengan aturan Allah SWT .
Wallahu a’lam bish shawwab.
Oleh: Nilam Astriati
Sahabat Tinta Media
![]()
Views: 11













