Jurnalis: Hadits Ketaatan kepada Pemimpin Bukan Tanpa Syarat

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Jurnalis Joko Prasetyo (Om Joy) menegaskan bahwa hadits ketaatan kepada pemimpin tetap berlaku meski tanpa Khilafah, tetapi bukan ketaatan buta tanpa syarat.

“Hadits ketaatan kepada pemimpin tetap berlaku, tetapi bukan ketaatan tanpa syarat,” ujarnya kepada Tinta Media, Kamis (11/6/2026), untuk meluruskan pertanyaan publik yang dinilainya keliru dalam menilai posisi Hizbut-Tahrir terkait dengan hadits ketaatan kepada pemimpin di era belum adanya Khilafah.

Alasannya, Om Joy menjelaskan, tidak ada dalil yang menyatakan hadits ketaatan berhenti berlaku karena Khilafah belum tegak.

Ia merujuk Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 59 yang memerintahkan taat kepada Allah, Rasul, dan ulil amri. Lalu menguatkannya dengan sabda Nabi SAW: “Sesungguhnya ketaatan itu hanyalah dalam perkara yang makruf,” (HR Bukhari-Muslim).

Ia.menambahkan, “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah,” (HR Ahmad).

“Artinya jelas. Hadits ini berlaku di semua zaman, termasuk zaman sekarang. Yang membatasi ketaatan itu syariat sendiri, bukan ada atau tidak adanya Khilafah,” tegasnya.

Meluruskan Kekeliruan

Om Joy pun menyebutkan letak kekeliruan pertanyaan yang muncul seolah memaksa hizbut-tahrir untuk memilih dua pilihan: mengakui hadits ketaatan kepada pemimpin, atau memperjuangkan tegaknya Khilafah.

“Padahal keduanya tidak saling bertentangan,” ungkapnya.

Ia kembali menegaskan, mengakui hadits ketaatan itu kewajiban, sedangkan di sisi lain.memperjuangkan Khilafah juga kewajiban berdasarkan hadits baiat: “Barang siapa mati sedangkan di lehernya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliah” (HR Muslim).

“Jadi umat Islam wajib taat pada pemimpin dalam perkara makruf sekarang. Sekaligus wajib berjuang agar ada institusi Khilafah yang menerapkan Islam secara kaffah. Dua-duanya perintah syariat, bukan pilihan yang saling meniadakan,” paparnya.

Om Joy lantas menyimpulkan bahwa yang diwajibkan Islam adalah ketaatan absolut hanya kepada Allah SWT.

“Karena itu, ketaatan kepada pemimpin harus selalu tunduk pada syariat-Nya,” tutupnya.[] Langgeng Hidayat

Loading

Views: 27

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA