Indonesia Gabung BoP, Aktivis Muslimah: Sangat Mengecewakan!

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Aktivis Muslimah Ustazah Iffah Ainur Rochmah, menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah Indonesia yang ikut bergabung dalam forum Board of Peace (BoP).

“Nah, kita tentu nggak tahu apa pertimbangan-pertimbangan khusus pemerintah Indonesia ikut dalam Board of Peace, tapi sungguh ini sangat mengecewakan!” ujarnya dalam video bertajuk Iuran Board of Peace untuk Pembangunan Gaza? Di laman Facebook Iffah Ainur Rochmah, Rabu (04/02/26).

Sebelumnya, Iffah mempertanyakan, mengenai hal yang digembar-gemborkan oleh Presiden AS Donald Trump melalui Board of Peace ini, yaitu pembangunan gedung-gedung pencakar langit, dan kota-kota modern bagi Gaza, Palestina, apakah betul itu untuk kesejahteraan?

Dan lagi, ia mengatakan, untuk rancangan pembangunan pemukiman-pemukiman modern tersebut, dibutuhkan dana yang tidak kecil hingga 25 miliar dolar investasinya, dan itu ditarik dari banyak negara yang pro terhadap adanya BoP ini, termasuk Indonesia di dalamnya.

Tidak Bisa Diharapkan

Iffah lanjut mengungkapkan bahwa keberadaan BoP ini tidak seperti yang diharapkan akan membela saudara-saudara yang ada di Palestina.

“Tapi, justru kita juga khawatir, jangan-jangan ada tekanan-tekanan politik dibalik penandatanganan itu,” resahnya.

Bahkan, ia mengutarakan bahwa Donald Trump yang mengusungnya sudah mengancam Perancis dengan menaikkan tarif ekspor anggur dan sampanyenya sebesar 200%, karena tidak ikut BoP.

“Trump saja sudah mengancam Perancis loh, Perancis itu akan mendapatkan kenaikan tarif untuk ekspor anggur dan sampanyenya, kalau masuk ke Amerika. Kalau nggak mau ikut Board of Peace akan dikenakan tarif 200%,” paparnya.

Iffah juga mempertanyakan bagaimana sikap Trump terhadap negara-negara lain. “Makanya, ada puluhan negara yang ikut menandatangani Board of Peace itu,” tambahnya.

Nasib Muslim Palestina

Selain itu, ia mengajak umat Islam untuk kembali melihat nasib saudara-saudara di Palestina, khususnya Perempuan dan anak-anak yang tidak bisa mengakses layanan kesehatan.

“Nah, saya justru ingin mengajak kita melihat bagaimana nasib saudara-saudara perempuan kita, anak-anak kita di Palestina, di jalur Gaza, 230.000 orang tidak bisa mengakses layanan kesehatan, 15.000 di antaranya adalah saudara-saudara kita yang sedang hamil,” mirisnya.

Lalu, muncul lagi pertanyaan dari Iffah, “Kira-kira apakah dengan pembangunan yang disebut-sebut tadi kota-kota modern, dari kelanjutan Board of Peace itu mereka bisa mengakses kesehatan?” tanyanya.

Pasalnya, ia tidak yakin saudara-saudara di Palestina bisa mengakses layanan kesehatan, sedang uangnya saja untuk membangun kota-kota modern tersebut, dan itu investasi yang luar biasa besar.

“Jangan-jangan mereka juga, nggak mampu untuk mengaksesnya, karena itu harus diterima didapatkan dengan biaya tinggi, nah ini harus kita pikirkan,” ungkapnya.

Makin Tercengkeram

Iffah menegaskan bahwa secara umum dan dari apa yang digagas oleh Trump dengan berbagai bentuk, salah satu proyeknya Board of Peace ini, justru malah membuat Gaza dan Palestina ini makin tercengkeram.

“Gaza dan Palestina secara umum makin tercengkeram, makin tercengkeram oleh proyek-proyek yang digagas oleh Amerika, dan Trump mengungkapkan dengan beraneka bentuk itu, apakah namanya Board of Peace atau apalagi agreement ini itu dan seterusnya,” bebernya.

Terakhir, Iffah meyakini bahwa Gaza justru bukan hanya tercengkeram oleh Entitas Zionis saja tapi juga oleh Amerika Serikat yang didukung oleh puluhan negara yang bergabung di BoP.

“Saya kira ini akan makin membuat cengkeraman bukan hanya oleh entitas Zionis, tapi juga oleh Amerika mengatasnamakan diri legal, didukung oleh puluhan negara termasuk negara-negara di dunia Islam, tidak terkecuali di Indonesia, ini tuh sungguh sangat mengecewakan,” tandasnya.[] Nandang Fathurrohman

Loading

Views: 26

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA