MUI Ungkap Tiga Isu Sektarian dalam Konflik Timur Tengah

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads
MUI Ungkap Tiga Isu Sektarian dalam Konflik Timur Tengah

Tinta Media – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH. Muhyiddin Junaidi menyebutkan ada tiga faktor isu sektarian yang kerap muncul bila terjadi konflik di Timur Tengah.

“Pertama, modalnya murah. Yang kedua adalah faktor tingkat pendidikan umat Islam yang relatif masih rendah dalam artian mereka tadaburnya perlu ditingkatkan. Yang ketiga adalah ananiah thaifiah,” ujarnya dalam Live Fokus: Isu-Isu Sektarian, Dalam Pergolakan Dunia Islam di kanal YouTube UIY Official, Ahad(26/4/2026).

Pertama, untuk menimbulkan isu sektarian, menurutnya, modalnya paling murah, pasalnya itu sangat mudah menyulut konflik dan peperangan antara sesama umat Islam yang berbeda mazhab. “Oleh karena itu sangat mudah diadu domba umat Islam dengan isu-isu ini,” ujarnya.

Kedua, Kiai Muhyiddin mengatakan bahwa fakta di lapangan menunjukkan memang mayoritas umat Islam itu kualitas pendidikannya jauh dibanding umat yang lain. “Sehingga dengan demikian akan sangat mudah di kompori, diadu domba dan lain sebagainya. Nah, akibat tingkat pendidikan yang rendah sehingga mereka tidak mampu bersaing untuk meraih jabatan yang lebih bagus dengan income yang lebih tinggi. Mereka termasuk kelompok orang-orang yang fuqara masakin. Kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan ini menjadi common enemy,” ungkapnya.

Menurutnya, semua ini dieksploitasi oleh musuh-musuh Islam untuk terus menimbulkan konflik antar ahlul akidah dengan saling mengkafirkan satu sama lain.

Terakhir, kata Kiai Muhyiddin, adalah ananiah thaifiah, yaitu fanatisme golongan itu lebih diutamakan daripada kebenaran itu sendiri. “Jadi mereka lebih mengutamakan organisasinya, lebih mengutamakan mazhabnya. seakan-akan mazhab dia dan pola pikir dia itu lebih baik daripada yang lain,” pungkasnya. [] Muhammad Nur

Loading

Views: 5

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA