Tinta Media – Merespons adanya seruan boikot Taman Safari karena adanya dugaan penyiksaan pemain sirkus, Luthfi Affandi dari Indonesia Justice Monitor (IJM) menilai sulit untuk memberikan efek jera.
“Memiskinkan mereka itu tidak akan terjadi dan sulit untuk memberikan efek jera,” ujarnya dalam Kabar Petang: Usut! Dugaan Penyiksaan Pemain Sirkus Taman Safari Sangat Mengerikan di kanal YouTube Khilafah News, Senin (28/4/2025).
Menurut Luthfi, langkah yang paling penting itu adalah langkah hukum. “Lakukan secara serius penyelidikan, lakukan secara serius penyidikan kalau memang ada indikasi kuat dan segera tetapkan sebagai tersangka kalau memang itu terjadi,” jelasnya.
Luthfi meminta aparat hukum tunjukkanlah keseriusan untuk membela hak rakyat apalagi ini korbannya bukan satu dua orang tapi banyak orang.
Luthfi menyebut beberapa langkah hukum yang secara konkret bisa dilakukan.
Pertama, tentu audit dan pengawasan rutin. Menurutnya ini lagi-lagi menunjukkan kelemahan pemerintah daerah misalnya Disnaker, Dinas Pariwisata memastikan agar terjadinya perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja. “Jangan sampai ada orang jatuh sakit atau mati itu tanpa ada ini siapa yang bersalah,” sambungnya.
Kedua, sertifikasi dan pelatihan keselamatan misalnya semua pemain kalau memang itu harus mendapatkan pelatihan yang standar alat pengaman dan seterusnya.
Ketiga, yang paling penting kontrak kerja sehingga jelas. “Kadang terjadi orang itu dipekerjakan karena dia merasa berjasa mengambil dari panti asuhan merasa berjasa dikasih makan sehingga ketika dia bekerja tidak diberikan hak-haknya,” ujarnya memungkasi.[] Muhammad Nur
Views: 17
















