Ramadhan, Momentum Mewujudkan Kepedulian terhadap Penderitaan Kaum Muslim

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

*

Tinta Media – Ramadhan merupakan momentum untuk mewujudkan kepedulian yang lebih nyata dalam menyelamatkan kaum Muslim di berbagai belahan dunia yang tengah mengalami penderitaan.

Hal itu diingatkan oleh Pimpinan PP Al-Abqary, Serang, Banten, KH. Yasin Muthohar dalam tayangan Fajar Ramadhan: Ramadhan adalah Momentum Menumbuhkan Kepedulian Umat, di kanal YouTube One Ummah TV, Kamis (5/3/2026).

“Mewujudkan kepedulian yang lebih nyata untuk menyelamatkan saudara-saudara kita yang menderita,” ujarnya.

Abi Yasin (sapaan akrabnya) menyoroti berbagai penderitaan yang dialami kaum Muslim di sejumlah wilayah.

“Bukankah Gaza sampai detik ini menderita? Bukankah di Bulan Ramadhan mereka hari ini juga dibombardir, diserang dengan senjata pemusnah massal sampai jejaknya tidak ada. Bukankah lebih dari 21 juta saudara-saudara kita di Sudan terancam kelaparan?” ungkapnya.

Abi Yasin mengutip sabda Rasulullah SAW tentang gambaran kepedulian umat Islam.

“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam saling mencintai, saling mengasihi, saling menyayangi di antara mereka bagaikan satu tubuh. Ketika ada satu tubuh yang merasakan sakit, maka rasa sakit ini akan menjalar kepada anggota tubuh yang lain. Anggota tubuh yang lain yang tidak sakit, dia akan ikut merasakan sakit. Dengan tidak bisa tidur dan demam. Itulah gambaran kepedulian umat Islam,” ucapnya.

Menurutnya, seorang Muslim tidak akan menzalimi saudaranya dan tidak akan membiarkan kaum Muslim berada di bawah kekuasaan musuh. Ia juga menegaskan bahwa seorang Muslim tidak akan membiarkan kaum Muslimin dihinakan, dianeksasi, atau diserang.

Ia kemudian mempertanyakan kepedulian umat Islam terhadap penderitaan yang terjadi di Gaza maupun di negeri-negeri Muslim lainnya.

“Di mana kepedulian kita wahai umat Islam, wahai kaum Muslimin, untuk menyelesaikan permasalahan di Gaza, untuk menyelesaikan permasalahan di Sudan dan di negeri-negeri kaum Muslim yang menderita?” lanjutnya.

Menurut Abi Yasin, penyelesaian persoalan tersebut tidak cukup hanya dengan semangat bantuan sedekah semata.

“Tidak cukup hanya dengan sedekah. Tidak cukup hanya dengan sedekah iftar,” tegasnya.

Ia pun menjelaskan bahwa umat Islam membutuhkan perlindungan dan kekuatan yang mampu membela kaum Muslim.

“Harus ada pelindung, harus ada kekuatan kaum Muslimin, harus ada persatuan umat Islam yang dipimpin oleh seorang imam mewujudkan kepedulian itu, untuk menyelamatkan saudara-saudara kita yang menderita itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa salah satu langkah nyata adalah ikut dalam perjuangan mewujudkan persatuan umat Islam di bawah kepemimpinan khilafah.

“Pasalnya itu adalah langkah ril, langkah nyata untuk mewujudkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang menderita,” pungkasnya.[] Muhammad Nur

Loading

Views: 6

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA