Tinta Media – Islam adalah ideologi (mabda) yang memiliki fikrah (ide) dan thariqah (metode). Fikrah Islam adalah akidah Islam beserta hukum-hukum yang terpancar dari akidah tersebut. Sementara itu, thariqah Islam adalah metode untuk menerapkan fikrah, menjaga, dan mengemban Islam. Dalam Islam, kemerdekaan berarti manusia terbebas dari penghambaan kepada makhluk menuju penghambaan kepada Sang Khalik, yaitu Allah Subhanahu wa Taala.
Setiap peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan sebaiknya dijadikan momentum untuk merenungkan: apakah Indonesia benar-benar telah merdeka? Indonesia memang telah merdeka secara fisik, dalam arti tidak lagi mengalami serangan secara fisik. Namun, apakah setelah kemerdekaan tersebut kondisi rakyat Indonesia benar-benar telah berubah?
Jika melihat fakta, secara makro Indonesia memang mencatat berbagai capaian. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 5,03% pada 2024. Akan tetapi, angka pertumbuhan ekonomi tidak otomatis berarti seluruh rakyat telah hidup sejahtera. BPS mencatat persentase penduduk miskin pada September 2025 masih sebesar 8,25%. Tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2026 tercatat 4,68%. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan kesejahteraan belum selesai.
Di sisi lain, sumber pendapatan utama APBN negeri ini sekitar 85% berasal dari pajak rakyat, bukan dari hasil pengelolaan sumber daya alam. Padahal, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, jumlah penduduk yang besar, wilayah yang luas, posisi geografis yang strategis, serta potensi sumber daya manusia yang besar.
Indonesia ini bisa dikatakan sebagai tanah surga, apalagi penduduknya mayoritas Muslim. Allah telah memberikan segala sesuatu yang dibutuhkan melalui berbagai sumber daya alam. Seharusnya, rakyat Indonesia menjadi rakyat yang paling bersyukur karena jika sumber daya alam dikelola dengan baik dan jujur, tidak seharusnya ada rakyat yang hidup tidak sejahtera.
Hanya saja, negara Indonesia belum mandiri. Berbagai sumber daya justru dikuasai oleh pihak asing dan hanya dinikmati oleh segelintir orang yang memiliki kekuasaan. Dalam Islam, negara berhak mengelola sumber daya alam agar hasilnya dapat dinikmati seluruh rakyat sehingga mereka dapat hidup sejahtera.
Kesejahteraan tidak akan didapatkan jika negara menerapkan sistem kapitalisme. Sistem kapitalisme berpandangan bahwa agama harus dipisahkan dari negara, menjadikan materi dan manfaat sebagai tujuan, serta memberikan kebebasan untuk melakukan apa saja. Dengan demikian, siapa pun yang berkuasa dapat melakukan berbagai cara untuk meraih keuntungan sebanyak-banyaknya, meskipun harus mengorbankan rakyat.
Jadi, jika Indonesia ingin benar-benar merdeka serta hidup makmur dan sejahtera, solusinya adalah menerapkan aturan Islam. Islam mengatur setiap urusan, mulai dari ekonomi, politik, sosial, pendidikan, kesehatan, hingga berbagai hukum lainnya. Islam memiliki aturan yang dibuat oleh Allah, yang memuaskan akal dan sesuai dengan fitrah manusia.
Semoga Allah segera memberikan pertolongan kepada kita agar Islam dapat kembali diterapkan sehingga kehidupan yang sejahtera dapat kita rasakan. Aamiin. Wallahu a’lam.
Oleh: Ummu Aiman
(Sahabat Tinta Media)
![]()
Views: 3







