Tes kehamilan Siswi SMA, Solusi Pergaulan Bebas?

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Geger berita di media sosial dengan adanya tes kehamilan siswi SMA Sultan Baruna, Cianjur. Viralnya video siswi SMA melakukan tes kehamilan di sekolah telah memicu banyak berbagai reaksi dari setiap masyarakat. Video tersebut memperlihatkan siswi-siswi sedang melakukan tes kehamilan didampingi oleh guru perempuan. Bahkan program ini merupakan program tahunan yang memiliki tujuan untuk membuat orang tua serta guru lebih tenang dan terhindar dari pengaruh buruk dan pergaulan bebas.

Diadakanya program tes kehamilan bagi Siswi SMA dengan alasan untuk mencegah para siswi dari pergaulan bebas serta mereka berpendapat bahwa dengan adanya tes kehamilan maka siswi ini dapat mengurangi kasus pembuangan bayi, hamil di luar nikah dll.

Miris sekali ternyata malah banyak netizen yang mendukung program ini, bahkan sampai mengusulkan agar program tes kehamilan ini dapat diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia.

Kementerian agama menanggapi tentang kasus ini, bahwa tes kehamilan tidak memiliki dasar medis atau ilmiah yang kuat. Dalam beberapa kasus tersebut, Tes kehamilan telah di berlakukan di berbagai sekolah sebagai syarat kelulusan. Namun kebijakan ini telah menuai kontroversi dan kritik dari berbagai pihak.

Program ini juga menimbulkan banyak pertanyaan dari berbagai pihak, tentang efektivitas dan etika program ini. Apakah program ini akan benar-benar efektif dalam mencegah pergaulan bebas dan melindungi para siswi-siswi? Apakah program tersebut tidak akan melanggar hak-hak siswi dan privasi mereka?

Pertanyaan-pertanyaan ini harus di jawab dengan serius. Bagaimana pandangan Islam mengenai hal ini?

Ketahuilah bahwa untuk mencegah pergaulan bebas maka siswi-siswi bukan dengan melakukan tes program kehamilan, melainkan dengan menanamkan, dan memahami akidah Islam dengan mendalam. Jika akidah sudah tertanam dalam jiwa seseorang maka ia akan sangat berhati-hati dalam melakukan perbuatan. Keyakinannya pada Allah akan mencegah ia dari perbuatan yang tidak Allah ridhai, sebab ia sadar bahwa setiap langkah yang ia lalui dan ia jalani ada dalam pengawasan-Nya.

Lalu dengan mempelajari serta memahami tsaqofah-tsaqofah Islam. Dengan mempelajari Islam lebih dalam, maka akan semakin meluaslah pemahaman mereka dan pengenalan mereka terhadap Islam. Sehingga mereka tahu batasan-batasan dan dapat menghindari pergaulan bebas dan terhindar dari khalwat.

Islam adalah agama yang sempurna di mana segala aspek yang ada di dalamnya pasti ada aturan yang gamblang. Termasuk Islam mengatur pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Hal ini akan menjaga kemuliaan serta menjaga kehidupan.

Sistem pendidikan dalam Islam hanya berasas akidah Islam, sehingga mampu mencetak generasi-generasi cemerlang dan berkualitas. Generasi harus dipahamkan tentang tata pergaulan dalam Islam sehingga memiliki kepribadian yang islami. Pemahaman yang dimiliki akan menjaga generasi agar tetap ada dalam ranah ketaatan dan terjaga dari perbuatan haram. Begitu pun dengan pemikirannya, jika sudah memiliki kepribadian Islam pasti akan terjaga perbuatannya dari hal yang buruk.

Dengan penerapan sistem Islam secara menyeluruh, maka generasi akan terjaga dari pergaulan bebas dan terhindar dari pergaulan yang berpengaruh pada akhlak dan yang lainnya. Dengan keimanannya yang kuat, ia pun akan terjaga dari pemikiran yang keliru yang dapat merusak moralnya sebagai generasi yang berkualitas.

 

 

 

Oleh: Wina Audina
Sahabat Tinta Media

Loading

Views: 9

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA