UIY: Pengiriman TNI ke Timur Tengah, Langkah Mencelakakan Diri

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads
UIY: Pengiriman TNI ke Timur Tengah, Langkah Mencelakakan Diri

Tinta Media – Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) menilai pengiriman prajurit TNI atas nama perdamaian ke wilayah perang di Timur Tengah adalah langkah mencelakakan diri.

“Jadi kekacauan pikiran itu sudah terjadi dari awal, makanya kemudian sikap-sikapnya itu juga absurd. Nah, kalau sudah absurd maka sebenarnya yang sedang kita lakukan itu bukan penjaga perdamaian tapi maaf saya katakan itu langkah kalau dikatakan bunuh diri mungkin tidak tepat, tapi langkah mencelakakan diri,” ungkapnya dalam video Prajurit TNI Terbunuh: Di Mana BoP? yang tayang di kanal YouTube UIY Official, Ahad (5/4/2026).

Hal itu, ungkapnya, karena pasukan TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian di Timur Tengah tidak dilengkapi dengan peralatan tempur memadai. Di sisi lain, pemerintah Indonesia dinilai tidak menunjukkan sikap tegas terhadap Israel, meski insiden di Libanon Selatan telah menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI, selain hanya mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan investigasi.

“Ini menunjukkan kesekian kali bagaimana Zionis Yahudi itu memang tak mengenal aturan, apalagi etika. Dan bangsa seperti inilah yang saat ini sedang kita hadapi, yang telah menimbulkan kekacauan khususnya di wilayah Timur Tengah,” ketusnya.

Menurutnya, Indonesia memang bisa jadi memiliki niat tulus untuk menjalankan misi perdamaian melalui pengiriman pasukan. Namun, UIY menegaskan, pihak yang dihadapi adalah Zionis Yahudi, entitas politik yang tidak mengenal kata perdamaian maupun norma etika, serta memiliki kepentingan politik besar yang bercita-cita membangun Israel Raya.

“Dalam konteks ini perlu ketegasan sikap di posisi mana (bagi Indonesia). Jika tidak, maka akan selalu gamang mengambil keputusan dan itu merugikan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa jatuhnya korban TNI menjadi bukti bahwa situasi saat ini berbeda dan perlu perhatian serius dari pemerintah.

“Sudah terbukti dengan jatuhnya korban (peajurit TNI) itu. Jadi saya kira ini yang pertama kali harus diperhatikan betul oleh pemerintah kita, situasi sekarang ini berbeda dengan sebelumnya,” bebernya.

Terkait keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace bentukan Amerika Serikat (AS) sebagai pendukung utama Zionis Yahudi (Israel), UIY mengingatkan pentingnya berpegang pada ajaran Islam dengan menukil Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 51.

“Janganlah menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpinmu, mereka saling melindungi. Dan jika kalian menjadikan mereka teman setia, maka dia termasuk parth of them, bagian mereka,” ucapnya.

Ia menutup dengan menekankan pentingnya momentum ini untuk membangun kesadaran umat agar berpegang teguh pada ajaran Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam bersikap.

“Dan ketentuan risalah itu, Al-Qur’an sebagai sumber utamanya, itu jelas sekali bagaimana kita harus bersikap.” pungkasnya.[] Imam Wahyono

Loading

Views: 2

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA