Tinta Media – Menjelang HUT ke-80 RI, media sosial ramai dengan berita mengenai seruan pemasangan bendera bajak laut anime One Piece yang tersebar di beberapa wilayah. (Kompas.com, 01/08/2025)
Seruan ini menunjukkan kekecewaan rakyat Indonesia terhadap kebijakan pemerintah yang hanya berpihak pada para elite politik. Ketidakadilan terus mewabah di negeri ini. Gerakan ini bukanlah upaya makar, melainkan sebagai cermin bahwa rakyat tidak ingin negerinya terus dihantam penderitaan dan penindasan akibat ulah para oligarki. Sebab, rakyat mencintai tanah air mereka.
Anime One Piece ini menceritakan tentang para pejabat yang sedang menikmati kekuasaan, sementara di bawah mereka rakyat sangat tertindas. Hal ini persis dengan kondisi di Indonesia saat ini. Secara formal negara Indonesia diakui oleh dunia telah merdeka, tetapi rakyatnya tidak merasakan kemerdekaan yang sejati dalam kehidupan.
Sejatinya, problem mendasar negeri ini adalah buah buruk dari sistem kapitalisme. Sistem ini menghasilkan kesenjangan sosial yang tajam. Pemerintah justru berperan sebagai fasilitator para elite dan menciptakan kebijakan yang sesuai dengan kepentingan mereka saja. Di sisi lain, rakyat malah diabaikan dalam keadaan tercekik oleh kezaliman terstruktur. Hal ini sama dengan alur cerita dalam anime One Piece yang menerapkan sistem dunia penuh dengan korupsi, penindasan, serta ketidakadilan yang dialami rakyat.
Saat ini, umat masih banyak yang belum sadar bahwa akar masalah dari berbagai persoalan yang dihadapi adalah dampak dari penerapan sistem kapitalisme. Sistem yang dibuat oleh segelintir manusia yang hanya mengedepankan hawa nafsu mereka saja. Satu-satunya jalan agar umat terbebas dari segala kemudaratan adalah dengan menyadarkan umat bahwa hanya penerapan syariat Islam yang mampu menyelesaikan segala problematika.
Allah menurunkan Islam tidak sekadar ajaran spiritual yang hanya mengurus hubungan Tuhan dengan makhluk-Nya. Akan tetapi, Islam juga mengajarkan sistem hidup yang dapat menjadikan umat Islam sebagai khairu ummah (umat terbaik). Dengan diterapkannya syariat Islam, keadilan mampu tegak dan mampu memberantas segala bentuk penindasan. Islam dapat menjamin kesejahteraan dan kedamaian untuk rakyatnya.
Saat ini rakyat mulai sadar bahwa kehidupan ini dibangun atas kebijakan yang hanya berpihak kepada segelintir elite. Kesadaran ini harus diarahkan ke jalan perjuangan hakiki. Dengan demikian, rakyat bergerak tidak sebatas simbolis, tetapi juga melakukan perlawanan yang matang dan terukur. Perjuangan ini harus diarahkan untuk mengganti sistem kapitalisme dengan syariat Islam di bawah naungan khilafah. Wallahualam bissawab.
Oleh: Raqiella Wardana
Sahabat Tinta Media
Views: 32
















