Pemred Tinta Media: Menulis FN Harus Terikat Hukum Syara’

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Pemimpin Redaksi Tinta Media Achmad Mu’it menyampaikan bahwa sebagai Muslim, dalam menulis FN (feature news/ karangan khas) harus terikat dengan hukum syara’.

“Sebagai Muslim harus diingat bahwa setiap perbuatan yang dilakukan, termasuk menulis FN, harus terikat dengan hukum syara’,” ujarnya pada Kelas Pelatihan pertemuan kedua: Menulis Karangan Khas / Feature News di grup WhatsApp pada Sabtu (1/2/2025).

Karena, menurutnya, ketika seorang Muslim merekonstruksi peristiwa yang bertentangan dengan ajaran Islam, harus berusaha seoptimal mungkin agar temanya bisa menarik perhatian pembaca untuk marah dan melawan kezaliman.

“Usahakan semaksimal mungkin, agar temanya menggiring pembaca untuk marah, bahkan menginspirasi pembaca untuk melawan kezaliman,” ungkapnya.

Sebaliknya, katanya, jika peristiwa yang dikonstruksi itu sesuai dengan ajaran Islam, maka buatlah tema yang tujuannya juga sesuai.

“Buatlah tema supaya mendukung atau setuju bahkan upayakan pembaca terinspirasi untuk turut ikut serta memperjuangkan Islam,” bebernya.

Akhirnya, dalam kesempatan tersebut, Achmad mengatakan bahwa meskipun tulisan FN yang akan dibuat dengan niat bukan untuk dakwah, tetap tujuan pesan yang disampaikan tidak boleh berkebalikan dengan kewajiban.

“Yakni wajib marah atau benci dengan kezaliman dan wajib senang atau suka dengan kebaikan,” pungkasnya.[] Nandang Fathurrohman

Loading

Views: 24

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA