500 Mahasiswa Muslim Indonesia Turun ke Jalan Bela Palestina

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Sekira 500 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Muslim Indonesia (AMMI) turun ke jalan menyerukan kepada pemerintah untuk mengambil sikap nyata dalam membela rakyat Palestina dari penjajahan entitas Yahudi.

“Di tengah diamnya dunia, kami mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Muslim Indonesia (AMMI) menyerukan terhadap pemerintah Indonesia dan negara-negara mayoritas Muslim untuk segera mengambil langkah nyata yakni mengirimkan pasukan militer dalam rangka membela Masjid Al-Aqsa dan rakyat Palestina dari penjajahan,” seru Ketum Gerakan Mahasiswa Pembebasan Siddiq Robbani, M.E. dalam Aksi Bela Palestina, Hentikan Genosida: Kirim Tentara Bebaskan Al‑Aqsa dan Palestina di Patung Kuda, Silang Monas, Jakarta, Ahad (20/4/2025).

Mereka juga mendorong pemerintah Indonesia dan negara-negara mayoritas Muslim untuk segera memutuskan hubungan diplomatik dan ekonomi dengan negara yang mendukung agresi Israel, termasuk Amerika Serikat.

“Sesungguhnya hubungan tersebut kontradiktif dengan prinsip politik yang menjunjung tinggi kemerdekaan dan perdamaian dunia,” ujarnya.

Mereka mengajak seluruh lapisan masyarakat, aktivis, akademisi, dan pemuka agama untuk turut serta atau mendukung aksi ini. “Karena Palestina adalah cerminan dari wajah keimanan dan kemanusiaan kita sendiri,” ungkap Shiddiq.

Permasalahan Palestina, katanya, bukanlah persoalan kemanusiaan biasa, melainkan isu penjajahan terhadap tanah umat Islam. Solusi jangka pendek seperti diplomatik terbukti tidak cukup.

“Oleh karena itu, umat Islam butuh kepemimpinan yang satu, yang mampu menyatukan kekuatan militer, politik, dan ekonomi umat,” tegasnya.

Ia mengatakan, solusi itu adalah Khilafah Islamiyah, sistem pemerintahan Islam yang mempersatukan negeri-negeri Muslim di bawah satu kepemimpinan, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah dan para Khulafaur Rasyidin.

“Hanya Khilafah yang mampu menggerakkan kekuatan militer umat untuk membebaskan Al-Aqsa dan seluruh tanah yang terjajah, serta melindungi kaum Muslimin di mana pun mereka berada,” tandasnya.

Para orator sepakat menjadikan Khilafah sebagai satu-satunya solusi dalam menyelesaikan masalah genosida di Palestina. Mereka yang berorasi antara lain Hafidz (mahasiswa Jakarta), Fadil (mahasiswa Bogor), muhammad Firas (mahasiswa Purwakarta), Ru’yan berbahasa Arab (mahasiswa Tangerang), Salim (mahasiswa Jakarta), Nizar berbahasa Jepang (mahasiswa Tangerang), Arsyad (mahasiswa Jakarta) dan Akmal (mahasiswa Jakarta).

Selain melakukan longmarch dan orasi, mereka juga mengeluarkan press release yang dibacakan oleh Siddiq Robbani, M.E. dalam bahasa Inggris dan juga dalam bahasa Arab oleh Gustar Umam selaku Koordinator Aliansi Mahasiswa Muslim Indonesia.[] Al Akrom Billah

Loading

Views: 8

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA