Jihad dan Khilafah, Solusi Hakiki untuk Mengakhiri Kelaparan di Gaza

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Sejak 2 Maret 2025, Israel telah menutup pintu penyeberangan ke Gaza sehingga bantuan makanan, medis, dan kemanusiaan tidak bisa masuk. Hal ini memperparah bencana kemanusiaan berdasarkan laporan pemerintah dan organisasi-organisasi HAM dan internasional.

‎Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Tengah (UNRWA) pada Minggu (27/04/2025) mengatakan bahwa persediaan tepung di Gaza telah menipis karena Israel terus membatasi masuknya makanan dan bantuan kemanusiaan. Kelaparan semakin parah di Gaza. Orang-orang, termasuk anak-anak berharap mendapatkan makanan untuk bertahan hidup melalui makanan hangat yang didistribusikan oleh badan amal. Hal itu tertulis di platform media sosial X. (Antara, 28/04/2025)

‎Program Pangan Dunia (World Food Program/WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (25/4) mengatakan bahwa pihaknya telah kehabisan stok makanan di Jalur Gaza karena perlintasan perbatasan masih ditutup. Saat itu, WFP mengirimkan stok makanan yang tersisa ke dapur-dapur makanan siap saji di Jalur Gaza. Dapur-dapur ini diperkirakan akan kehabisan makanan dalam beberapa hari ke depan.

‎Menurut WFP, meskipun bantuan itu hanya menjangkau separuh populasi dengan hanya 25% dari kebutuhan makanan sehari-hari, mereka telah memberikan harapan hidup yang sangat penting.

‎Di tengah krisis pangan yang terjadi, Israel masih tetap melakukan serangan udara ke Gaza. Setidaknya, empat orang tewas dalam serangan di sebuah rumah di kawasan Sabra pada hari Sabtu (26-4-2025). Warga terpaksa menggali tanah dengan tangan kosong untuk mencari orang yang tertimbun di reruntuhan karena kurangnya peralatan penyelamatan yang tersedia.

‎Pesawat Israel telah menghancurkan 40 kendaraan yang digunakan tim pemadam kebakaran untuk menyingkirkan puing-puing bangunan selama operasi penyelamatan. Serangan udara Israel juga melanda wilayah lain, termasuk al-Mawasi dan Khan Younis, saat wilayah yang terkepung menghadapi kelaparan massal yang mengancam di tengah genosida yang sedang berlangsung. Setelah 18 bulan invasi militer Israel yang telah menewaskan lebih dari 51.000 warga Palestina, situasi di Gaza “mungkin adalah yang terburuk” yang pernah ada.

‎Kondisi mengerikan di Gaza mengingatkan kita untuk kembali pada solusi hakiki untuk mengakhiri kezaliman yang terjadi pada saudara-saudara kita di Gaza. Solusi itu tidak hanya berupa kecaman atau ancaman, tetapi merupakan langkah konkret sebagaimana yang sudah Allah tetapkan, yaitu jihad sebagaimana yang tercantum dalam QS Al-Baqarah: 190 yang artinya,

‎”Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”

‎Jihad membutuhkan persatuan umat Islam dalam bingkai Khilafah untuk menyiapkan kekuatan perang yang akan menumpas Israel. Ini sebagaimana yang Allah perintahkan dalam QS Al-Anfal ayat 60 yang artinya, “Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah.” Hal itu juga yang dahulu dilakukan oleh Rasulullah saw. saat menghadapi Yahudi.

‎Sudah saatnya umat berusaha untuk memahami akar permasalahan yang terjadi di Palestina sehingga bukan solusi tambal sulam yang diperjuangkan, melainkan solusi tuntas dengan turut berjuang untuk menegakkan kembali sistem Khilafah.  Ini merupakan perjuangan yang tidak dapat dilakukan secara individu, melainkan harus tergabung dalam jemaah dakwah yang terkoordinasi rapi dan konsisten menyuarakan jihad dan Khilafah sebagai solusi untuk permasalahan Palestina. Wallahualam bissawab.

 

 

Oleh: Apt. Desi Kurniasih, S.Farm

Sahabat Tinta Media 

Views: 37

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA