Tinta Media – Sudah 77 tahun lebih genosida terjadi
Menghabisi seluruh rakyat tanpa henti
Mengatakan bahwa itu adalah tanah mereka
Padahal, mereka hanya seorang entitas kera
Pantaskah seorang pencuri diberikan tempat?
Pantaskah seorang penjajah diberikan ruang untuk bersepakat?
Solusi dua negara itu bukanlah solusi
Ia tak lebih dari sekadar ilusi
Berkali-kali gencatan senjata diumumkan
Namun berkali-kali itu juga tidak dilakukan
Rakyat Palestina tetap merasakan penjajahan
Rakyat Palestina tetap hidup di bawah puing-puing reruntuhan bangunan
Tak hanya dari Palestina
Permasalahan itu muncul dari wilayah lainnya
Seperti Sudan, Kashmir, bahkan hingga Nigeria
Semuanya memiliki permasalahan yang sama
Ini bukan lagi sekadar permasalahan masing-masing negeri
Ini adalah sebuah konklusi atas tiadanya perisai yang melindungi
Umat Muslim terpecah belah
Terpisah oleh sekat-sekat wilayah
Padahal, dahulu Islam begitu berjaya
Menguasai dua per tiga dunia
Memberikan kesejahteraan kepada umat
Melalui penerapan hukum sesuai syariat
Islam bahkan menjadi mercusuar peradaban
Tempat lahirnya para ulama dan cendekiawan
Memegang teguh Al-Qur’an sebagai pedoman
Dan menerapkannya dalam seluruh aspek kehidupan
Kini, di tengah seribu luka yang terus menganga
Ia butuh obat untuk menyembuhkannya
Sebuah obat yang sangat mudah didapatkan
Namun, kebanyakan orang enggan menggunakan
Sebuah solusi untuk segala problematika yang terjadi
Sebuah harapan untuk umat di seluruh penjuru bumi
Pendirian Daulah Islamiyyah yang dijanjikan
Oleh Allah dan juga Rasul sang teladan
Tapal Batas, 11 Oktober 2025
Oleh: Naila Ahmad
Tim Redaksi Tinta Media
Views: 31
















