Tinta Media – Merefleksi berbagai permasalahan ekonomi yang terjadi di tahun 2025, Pengamat Ekonomi Julian Sigit, memberikan catatan penting bahwa tingginya daya beli masyarakat karena ditopang oleh pinjol (pinjaman online).
“Nah ini yang jadi catatan, ternyata data menunjukkan fase daya beli masyarakat itu tinggi, itu bukan dihasilkan oleh produktivitas masyarakat yang tinggi, tetapi ini yang jadi highlight, itu ditopang oleh pinjol,” ujarnya prihatin dalam Special Interview: Catatan Kritis Tahun 2025, Sabtu (27/12/2025) di kanal YouTube Rayah TV.
Menurutnya, kalau dilihat di beberapa daerah termasuk Jawa Barat (merupakan), produsen atau masyarakat pengguna pinjol relatif tertinggi di Indonesia.
“Jadi, stimulan daya beli masyarakat tinggi itu bukan karena bekerja, produktivitas tinggi menghasilkan penghasilan, tapi mereka menggunakan, membeli sesuatu barang-barang yang mereka konsumsi itu relatif dengan menggunakan pay later atau pinjol ini,” kritiknya.
Artinya, ia menyimpulkan, ternyata daya beli masyarakat yang tinggi itu juga tidak menggambarkan sepenuhnya kesejahteraan masyarakat itu.
“Nah, oleh karena itu, ini menjadi catatan. Catatan yang sangat serius yang perlu untuk kemudian di-highlight (disorot),” rekomnya memungkasi.[] ‘Aziimatul Azka
![]()
Views: 30
















