Tolak LGBTQ, Aliansi Umat Peduli Generasi Serukan Islam Kaffah sebagai Solusi Hakiki

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Ribuan umat Islam yang tergabung dalam Aliansi Umat Peduli Generasi menyerukan penolakan terhadap Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) sekaligus mendorong penerapan Islam kaffah sebagai solusi untuk menyelamatkan generasi muda.

Seruan tersebut disampaikan dalam aksi bertajuk “Bebaskan Indonesia dari Ancaman dan Kejahatan LGBT” yang digelar di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Ahad (9/8/2026).

Ribuan massa memadati kawasan Jalan Gubernur Suryo, mulai dari simpang empat air mancur di dekat Balai Pemuda atau Alun-Alun Surabaya hingga mendekati Jalan Basuki Rahmat.

Massa mengibarkan panji Islam berwarna hitam dan putih bertuliskan kalimat tauhid serta membentangkan poster dan banner berisi tuntutan penolakan LGBTQ.

Massa laki-laki memenuhi ruas jalan mulai dari depan Gedung Grahadi hingga mendekati Jalan Basuki Rahmat. Sementara massa perempuan (terpisah dari masa laki-laki) memadati area dari depan Gedung Grahadi hingga kawasan depan Alun-Alun Surabaya.

Penyimpangan yang Merusak

Humas Aliansi Umat Peduli Generasi, Muhammad Rizky Nafis, mengatakan LGBTQ merupakan penyimpangan seksual yang merusak tatanan keluarga, norma keagamaan, serta mengancam ketahanan nasional.

“Keutuhan dan masa depan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas moral, mental, dan fisik generasi mudanya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa LGBTQ dapat berdampak pada berbagai penyakit seksual, salah satunya Human Immunodeficiency Virus, Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS).

“Ini sangat mengkhawatirkan, membuat kami sangat prihatin dan tentu saja kita akan berusaha agar generasi ini jangan sampai menjadi generasi yang rusak masa depannya,” ucapnya.

Menurut Rizky, Aliansi Umat Peduli Generasi merupakan wadah organisasi kemasyarakatan yang menghimpun kelompok-kelompok yang memiliki perhatian terhadap isu LGBT.

Ia menyampaikan aksi tersebut tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi juga pemerintah agar meningkatkan perhatian terhadap persoalan LGBT dan melakukan langkah nyata pencegahan.

“Kami harapkan jadi lebih aware terhadap masalah LGBT ini, dan juga tuntutan kami adalah jangan sampai LGBT ini dibiarkan dan harus dicegah,” pesannya.

Dorong Islam Kaffah

Selain menolak perilaku, kampanye, promosi, dan normalisasi LGBTQ, Aliansi Umat Peduli Generasi menyerukan kepada seluruh elemen umat Islam, ulama, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat konsolidasi, sosialisasi, dan edukasi secara masif.

Dalam tuntutannya, Aliansi menyerukan penerapan Islam kaffah sebagai solusi komprehensif dan hakiki untuk menyelamatkan generasi muda serta mewujudkan kedaulatan moral bangsa yang diridhai Allah SWT.

Seruan tersebut menjadi bagian dari enam tuntutan yang disampaikan dalam aksi. Aliansi juga meminta pemerintah meningkatkan langkah pencegahan, termasuk melalui kebijakan, pendidikan, pengawasan ruang digital, serta penguatan nilai agama dan moral.

Aliansi menolak segala bentuk perilaku, kampanye, promosi, dan normalisasi LGBTQ karena dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Islam, moral, budaya, dan ketahanan keluarga.

Aliansi juga mendukung implementasi Perpres No. 111 Tahun 2025, sosialisasi Fatwa MUI No. 57 Tahun 2014, serta mendorong segera dirumuskannya Undang-Undang Anti LGBTQ.

Di bidang pendidikan, Aliansi mendorong Kementerian Agama dan lembaga pendidikan mempercepat penerapan Kurikulum Pencegahan LGBTQ berbasis nilai agama, moral, dan penguatan karakter di satuan pendidikan umum, madrasah, maupun pesantren.

Aliansi juga mengimbau TNI mengintegrasikan materi edukasi mengenai ancaman non-militer LGBTQ ke dalam program Pembinaan Teritorial (Binter) dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.

Sementara kepada Polri, Aliansi mendesak intensifikasi Patroli Siber untuk menindak tegas pihak-pihak yang menyebarkan konten penyimpangan seksual dan propaganda LGBTQ serta memperketat pengawasan terhadap Ormas/LSM lokal maupun asing yang membawa agenda tersebut.

Bagi Aliansi Umat Peduli Generasi, persoalan LGBTQ tidak cukup dipandang sebagai persoalan individu. Persoalan tersebut dinilai berkaitan dengan arah pendidikan, ketahanan keluarga, moral masyarakat, serta sistem kehidupan yang membentuk generasi.

Karena itu, mereka menyerukan penguatan kesadaran umat dan penerapan Islam kaffah sebagai solusi yang dinilai mampu memberikan penyelesaian secara menyeluruh terhadap persoalan generasi dan moral bangsa.[] Muhar

Loading

Views: 4

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA