FIWS: Perjanjian Nuklir AS-Arab Saudi, Tak Lepas dari Kepentingan AS di Timur Tengah

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Menyoroti adanya penandatangan perjanjian nuklir Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi, Direktur Forum on Islamic World Studies (FIWS) Farid Wadjdi menilai perjanjian tersebut tidak bisa dilepaskan dari kebijakan kepentingan AS di Timur Tengah.

“Ketika perjanjian nuklir ini walaupun untuk energi dikaitkan dengan Abraham Accord, artinya ini tidak bisa dilepaskan dari kebijakan Amerika di Timur Tengah,” ujarnya dalam acara Mbois: Kesepakatan Nuklir AS-Arab Saudi: Amerika untung, Zionis Senang, Rabu (29/7/2026), di kanal YouTube Tabloid Media Umat.

Adapun kebijakan Amerika di Timur Tengah yang dimaksud, lanjutnya, adalah mendorong negara-negara yang ada di Timur Tengah, untuk mengakui eksistensi penjajah Yahudi yang sering disebut dengan normalisasi.

“Salah satu argumentasi atau salah satu dalih yang sering dijadikan sebagai alasan itu adalah kesepakatan Abraham Accords ya. dan ini tentu akan menguntungkan Israel ya,” bebernya.

Karena, Farid mengungkapkan, setiap normalisasi dengan penjajah Yahudi berarti mengakui eksistensi penjajah Yahudi dan sekaligus membenarkan tindakan-tindakan kejahatan dari entitas Yahudi yang melakukan genosida terhadap Palestina, dengan alasan bahwa mereka adalah sebuah negara yang berdaulat yang diancam oleh Palestina.

“Jadi dikaitkannya dengan Abraham Accord, ini menunjukkan bahwa perjanjian energi nuklir ini bukanlah perjanjian murni tentang energi, tapi adalah keinginan Amerika untuk lebih memperkuat dominasinya di Timur Tengah,” pungkasnya.[] Setiyawan Dwi

Loading

Views: 6

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA