FIWS: Amerikalah Negara yang Paling Banyak Membantu Israel

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Direktur Forum on Islamic World Studies (FIWS) Farid Wadjdi menilai Amerikalah negara yang paling banyak membantu Israel.

“Memang Amerikalah negara yang paling banyak membantu Israel,” ujarnya dalam acara Spesial Interview di Balik Konflik Iran vs Israel, Ahad (22/06/2025) di kanal YouTube Rayah TV.

Karena Farid melihat, Amerika dari tahun 1948 sampai sekarang ini total bantuan Amerika ke Israel lebih kurang bantuan militernya itu 3,8 miliar US Dolar.

“Artinya ini mayoritas adalah bantuan militer per tahun ya. Israel ini mendapatkan bantuan 3,8 miliar US Dollar disebut-sebut sebagai bantuan militer Amerika yang terbesar ke negara lain ya. Itu per tahun,” jelasnya.

Belum lagi lanjutnya, bantuan-bantuan lain seperti dukungan terhadap iron dome (kubah besi adalah sistem pertahanan udara yang dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems), ada ratusan juta US dollar untuk mengembangkan dan mendanai sistem pertahanan udara Israel ini yang ternyata bisa tembus bahkan oleh Hamas.

“Demikian juga Amerikalah yang mempersenjatai Israel dengan persenjataan yang canggih ya, seperti jet tempur F35 yang diklaim oleh Iran kemarin tuh dijatuhkan oleh Iran meskipun ini masih masih muncul pro kontra apakah benar atau tidak,” bebernya.

Demikian juga ujarnya, ada bom-bom yang dengan daya ledak yang sangat dahsyat, yang ini semua didukung oleh Amerika dan stok senjata yang ada di Israel yang itu merupakan miliknya Amerika.

“Belum lagi bantuan-bantuan intelijen yang dilakukan oleh Central Intelligence Agency (CIA), misalkan patut kita pertanyakan bagaimana mungkin target-target militer Iran itu, petinggi-petinggi militernya itu demikian akurat, jadi kalau tidak ada orang dalam (ordal) gitu yang itu menjadi sebutlah mata-mata Zionis Yahudi, saya kira tidak semudah itu apalagi pastilah petinggi petinggi militer ini berada dalam kawasan yang zona aman yang sangat dijaga,” jelasnya.

Sama halnya ketika petinggi Hamas Ismail Haniyyah lanjutnya, yang kemudian diserang di Iran itu di daerah yang wilayah yang sangat aman.

“Artinya memang sejak awal banyak intelijen-intelijen CIA demikian juga Ha-Mossad le-Modiin ule-Tafkidim Meyuhadim (Mossad, dinas rahasia Israel) yang sudah masuk ke Iran. Dan demikian juga Amerikalah yang banyak memberikan dukungan-dukungan data-data intelijen terhadap Israel,” jelasnya.

“Sehingga kalau kita lihat kemampuan Israel itu benar-benar didukung ya, terutama oleh Amerika Serikat begitu,” pungkasnya.[] Setiyawan Dwi

Views: 40

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA