Lalat di Atas Kotoran Lebih Baik daripada Ulama yang Berada di Pintu Penguasa

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media — Direktur Rumah Inspirasi Perubahan Indra
Fakhruddin menilai  lalat di atas kotoran lebih baik daripada ulama yang
berada di pintu penguasa.

“Lalat di atas kotoran itu lebih baik daripada ulama
yang berada di pintu penguasa,” ungkapnya di acara Bedah Kafah edisi 348:
Bahaya Ulama di Pintu Penguasa, di kanal YouTube Rumah Inspirasi Perubahan,
Jumat ( 21/6/2024).

Ia menjelaskan, kekuasaan dalam Islam fungsinya untuk
menerapkan hukum Islam dan juga sebagai penjaga agama, sehingga para ulama
seharusnya memosisikan dirinya untuk membimbing para penguasa, bukan mendatangi
penguasa untuk kepentingan dunia.

“Mendatangi penguasa itu boleh saja, namun harus dengan satu
misi besar  melakukan amar makruf nahi munkar, bukan untuk mencari harta
dan jabatan,” tandasnya.

Ketika para penguasa mengeluarkan kebijakan-kebijakan zalim,
sambungnya,  ulama wajib  datang ke penguasa  untuk mengingatkan
kekeliruan-kekeliruannya.

“Sekarang ini umat dalam posisi banyak masalah, kita
membutuhkan ulama pejuang , ulama yang mendedikasikan dirinya itu untuk
betul-betul berjuang di tengah-tengah umat, menyerukan Islam sebagai
satu-satunya solusi terbaik untuk negeri ini,” pungkasnya . [] Azzaky Ali

Loading

Views: 7

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA