Tinta Media – Menyoroti berbagai persoalan yang menimpa umat Muslim baik di dalam negeri maupun luar negeri yang tampak kacau, Ketua Masyarakat Sosial Politik Indonesia (MSPI) Dr. Riyan mengungkapkan hal itu terjadi karena Al-Qur’an tidak diterapkan.
“Sehingga kacau karena Al-Qur’annya tidak diterapkan,” ujarnya dalam Special Interview: Nuzulul Qur’an dan Perubahan Politik Islam, Senin (9/3/2026) di kanal YouTube Rayah TV.
Menurutnya, itu saja poin utamanya. Karena Allah SWT telah menegaskan di dalam Surah Thaha ayat 124.
“Barang siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit. Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” kutipnya.
Dalam hal ini, lanjut Riyan, para ulama ahli tafsir (mufasir) menjelaskan peringat Allah tu adalah Islam. Sebab ia memandang bahwa Islam sumbernya adalah Al-Qur’an.
Kemudian kehidupan yang sempit, sebutnya, itu ditafsirkan oleh para ulama dengan banyaknya berbagai persoalan.
“Yang akhirnya orang itu bisa jadi dia punya banyak harta, tapi kemudian hidupnya hampa,” ujarnya.
Bisa jadi kemudian, sambungnya, punya berbagai sumber daya tetapi itu justru membuat sengsara. “Hari ini kan kita bisa melihat, tentang ya…ini muaranya di situ,” imbuhnya.
Menurutnya, kalau keberpalingan ini tidak segera diakhiri, maka kelak di yaumil qiyamat (hari kiamat) orang-orang yang seperti itu akan dikumpulkan Allah dalam keadaan buta. “Na’udzubillah tsumma na’udzubillah,” pungkasnya.
[] ‘Aziimatul Azka
![]()
Views: 15
















