Zionis Kian Barbar, Umat Harus Segera Sadar

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Barbar, biadab, keji, kejam, tak berperikemanusiaan, brutal, entah kata apalagi yang dapat diungkapkan untuk menggambarkan betapa telah melampaui batas kemanusiaan yang dilakukan Zionis Yahudi terhadap warga Gaza, Palestina. Bukan hanya orang dewasa, tetapi mereka juga menyerang dan membunuh anak-anak. Bahkan, serangan tersebut dilakukan ketika anak-anak sedang antre di sebuah layanan kesehatan.

Dilansir dari tirto.id (11/07/25), ada sedikitnya 15 orang, 10 di antaranya adalah anak-anak dilaporkan tewas dalam serangan Israel yang menghantam kerumunan warga di luar posko layanan kesehatan di Gaza Tengah pada Kamis, (10/7/2025). Serangan tersebut mengenai sejumlah keluarga yang sedang mengantre untuk mendapatkan bantuan gizi dan layanan kesehatan di pos medis di Deir al-Balah.

Sebuah genosida mengerikan terhadap warga Gaza masih terus terjadi, bahkan makin menjadi-jadi. Zionis Yahudi melakukan berbagai cara agar genosida terhadap kaum muslimin yang mereka lakukan berjalan mulus dan segera dapat membumihanguskan Gaza, untuk selanjutnya tak ada seorang pun warga Gaza yang tersisa. Maka, tujuan mereka menguasai wilayah Gaza pun segera tercapai.

Salah satu cara licik dan keji yang Zionis lakukan adalah dengan membuat warga Gaza kelaparan dan kemudian meninggal. Mereka menahan bantuan makanan agar tidak dapat masuk menuju Gaza. Mereka juga menentukan titik-titik pengambilan bantuan, kemudian, dengan kejamnya menyerang warga yang telah berkumpul di sana.

Sanubari mana lagi yang dapat menormalkan tindakan brutal Zionis Yahudi terhadap warga Gaza selain sanubari para pengkhianat, yakni para penguasa negeri muslim yang telah membatu? Para penguasa negeri muslim masih saja menggandeng mesra negara Yahudi dan sekutunya, bukan mengusir mereka dari Palestina. Jelas, ini pengkhianatan yang nyata terhadap kaum muslimin.

Ada banyak tokoh dan pengamat yang mengkritik tindakan biadab Zionis, tetapi mereka juga tidak mampu menunjukkan solusi hakiki yang benar-benar mampu membebaskan Palestina dari penjajahan. Oleh karena itu, umat harus dipahamkan bahwa solusi hakiki pembebasan Palestina hanya dengan jihad untuk mengusir Zionis Yahudi dari tanah Palestina.

Jihad tersebut hanya dapat dikomando oleh sebuah institusi negara yang memandang bahwa umat Islam adalah satu tubuh (tidak terbelenggu nasionalisme) dan memiliki kekuatan militer yang berorientasi pada pembebasan umat Islam dari kezaliman akibat penerapan hukum kufur dan dari penjajahan di mana pun berada. Institusi tersebut hanyalah negara Khilafah yang tegak atas akidah Islam dan mengikuti manhaj kenabian.

Umat Islam yang telah memahami akar masalah dan solusi hakiki pembebasan Palestina hanyalah dengan jihad dan Khilafah harus bergerak lebih gencar untuk memahamkan umat yang lain. Gerakan tersebut akan membentuk kesadaran umat. Kemudian, dengan kesadaran mayoritas umat tersebut, akan terbentuk kekuatan untuk bersama-sama berjuang di jalan dakwah ideologis mengikuti thariqah (metode) Rasulullah.

Keberadaan kelompok dakwah ideologis ini sangat penting untuk menegakkan amar makruf nahi mungkar di tengah umat. Sebagaimana yang Allah perintahkan dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran ayat 104 agar ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. Merekalah yang berperan untuk menyeru umat akan kewajiban menerapkan Islam secara menyeluruh, bukan sebagian ataupun prasmanan (diambil yang disuka, ditinggalkan yang tidak disukai).

Umat juga harus dipahamkan dan senantiasa diingatkan bahwa hanya dakwah sesuai thariqah Rasulullah yang akan mengantarkan pada kemenangan umat Islam. Dengan begitu, umat akan menjauhi thariqah lain yang justru menjauhkan dari kemenangan, seperti dengan “people power” maupun melalui jalan demokrasi/parlemen.

Umat yang berada di jalan dakwah harus fokus dan konsisten, serta waspada terhadap berbagai ancaman dakwah, baik bahaya kelas maupun bahaya ideologi. Kedua bahaya tersebut harus dihindari, karena dapat memalingkan umat dari perjuangan dakwah yang sesuai dengan metode dakwah Rasulullah.

Umat harus meyakini bahwa hanya thariqah dakwah Rasulullah yang akan mengantarkan pada kemenangan umat untuk dapat menegakkan syariat Islam dan membebaskan umat dari berbagai penjajahan dan kezaliman yang terjadi pada kaum muslimin di seluruh dunia, termasuk di Palestina.

Allah Swt berfirman dalam Al-Qur’an surat Ar-Rum (30) ayat ke 4 dan 5 yang artinya, “Dan pada hari kemenangan itu bergembiralah orang-orang mukmin karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dia kehendaki dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.”
Wallahu a’lam bishawab.

 

Oleh: Wida Nusaibah,

Pemerhati Masalah Global

Views: 15

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA